• Senin, 24 Januari 2022

188 Pekerja PT MSM di Sumba Timur Terpapar Covid-19

- Rabu, 7 Juli 2021 | 11:22 WIB
188 Pekerja PT MSM di Sumba Timur Terpapar Covid-19
188 Pekerja PT MSM di Sumba Timur Terpapar Covid-19

JAKARTA (eNBe Indonesia) -- Sebanyak 188 pekerja pada perusahaan tebu di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, yaitu PT Muria Sumba Manis (MSM) terpapar Covid-19 secara serentak pada awal pekan ini.

Informasi tersebut didapatkan setelah para karyawan PT MSM yang beralamat di Desa Wanga, Kecamatan Umalulu, melakukan tes antigen dua berturut-turut, yaitu 4 dan 5 Juli.

Ketua Satuan Tugas Covid-19 Sumba Timur Letkol (Czi) Dwi Joko Siswanto mengatkan, ratusan pekerja ini belum melakukan tes PCR untuk lebih mengetahui hasil yang akurat dan baru melakukan tes antigen.

"Pemeriksaan rapid antigen dilaksanakan pada hari Minggu (4/7) dan Senin (5/7) kemarin. Dilaksanakan oleh tim dokter PT MSM juga didukung oleh tim dokter dari Dinas Kesehatan," ujar Dwi kepada Okezone, Selasa (6/7).

Dandim 1601 Sumba Timur ini merinci, pada pemeriksaan 4 Juli ada 34 orang pekerja yang positif. Sedangkan untuk pemeriksaan hari berikutnya sebanyak 154 orang positif Covid-19.

Dengan hasil tersebut, kata dia, para pasien telah disarankan untuk menjlani isolasi mandiri baik di lokasi yang disediakan perusahaan maupun di rumah mereka masing-masing.

"Karyawan pendatang dari luar Sumba melaksanakan karantina di dalam komplek perusahaan PT MSM sedangkan yang merupakan warga lokal atau seputaran perusahaan PT MSM semula di perlakukan sama dengan karyawan pendatang, namun kerena melaksanakan perlawanan dan tidak berkenan untuk karantina di dalam komplek PT MSM, mereka kemudian karantina mandiri di rumah masing-masing," katanya.

Dwi Joko pun meminta Pemkab Sumba Timur untuk mengambil langkah tegas terkait klaster baru di PT MSM sekalipun semuanya terkategori OTG (Orang Tanpa Gejala).

"Sudah saya sampaikan ke Bupati untuk diambil langkah tegas," katanya.

Sementara itu, CSR HPI agro PT MSM Dumaria Pandjaitan mengatakan kepada Kabar NTT bahwa pihaknya kini sedang menangani kasus tersebut.

Secara internal pihaknya sudah membentuk satgas Covid-19 untuk melakukan koordinasi langsung dengan Satgas Covid-19 Sumba Timur untuk melakukan tracing dan tes bagi para karyawan PT MSM.

"Pekerja yang terkonfirmasi Covid-19 namun OTG diisolasi di fasilitas safehouse yang tersentralisasi serta dipantau dengan ketat, sedangkan yang bergejala ditindaklanjuti di rumah sakit rujukan," katanya.

Sesuai arahan Pemkab Sumba Timur, PT MSM kini menerapkan protokol ketat terhadap karyawan yang baru selesai cuti atau perjalanan dinas kerja, misalnya dengan karantina tujuh hari di fasilitas isolasi yang disiapkan untuk selanjutnya melakukan tes antigen supaya bisa kembali bekerja.

"Intinya kami menyikap dan menangani kejadian ini secara bijaksana. Nomor satu untuk keselamatan seluruh pekerja," ungkapnya.

Dengan penambahan jumlah kasus ini, sejatinya Sumba Timur mengalami lonjakan kasus. Tapi justru pada Selasa, otoritas setempat belum memasukkan data kasus baru di PT MSM yang sebanyak 188 orang.

Berdasarkan laporan Pemkab Sumba Timur ada 43 kasus positif dari hasil pemeriksaan PCR pada 6 Juli. Sementara untuk pemeriksaan antigen hanya 24 sampel positif.*

Penulis: Denis Deha

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Dua Pasien Omicron di Indonesia Meninggal Dunia

Minggu, 23 Januari 2022 | 15:24 WIB

Kapal Terbalik di Lingga, 11 Orang Hilang

Minggu, 23 Januari 2022 | 15:20 WIB

Myanmar Hukum Mati Anggota Parlemen Suu Kyi

Sabtu, 22 Januari 2022 | 10:29 WIB

Kecelakaan Kapal di Malaysia, Enam WNI Meninggal

Jumat, 21 Januari 2022 | 19:44 WIB

Marquez Lanjut Uji Kesiapan Fisik di Aragon

Jumat, 21 Januari 2022 | 19:26 WIB

Ribuan Warga Baduy Kini Punya Dokumen Kependudukan

Jumat, 21 Januari 2022 | 10:27 WIB

Turunkan Angka Stunting, Ini Strategi Pemerintah

Jumat, 21 Januari 2022 | 10:22 WIB

Truk Tambang Meledak, 10 Orang Tewas

Jumat, 21 Januari 2022 | 09:50 WIB

Kemlu RI Pastikan Enam WNI di Tonga Selamat

Kamis, 20 Januari 2022 | 19:22 WIB

Akibat Mengantuk, Mobil Terjun ke Laut

Kamis, 20 Januari 2022 | 16:00 WIB
X