• Jumat, 21 Januari 2022

Pemkab Sumba Timur masih larang acara adat cegah penyebaran covid 19

- Jumat, 10 September 2021 | 07:13 WIB
52699780_401
52699780_401

DEPOK (eNBe Indonesia) - Pemkab Sumba Timur NTT masih melarang warga menyelenggarakan acara adat yang berpotensi menimbulkan kerumunan guna mencegah penularan virus corona, meskipun status PPKM di Sumba Timur telah turun ke level 2 dari sebelumnya level 4.

Bupati Sumba Timur Kristofel Praing yang bersyukur karena penurunan status tersebut mengatakan bahwa pembatasan tetap dilakukan agar kasus covid-19 tidak naik lagi.

Bupati menyatakan bahwa pesta adat hanya boleh dilakukan oleh warga secara terbatas dan diikuti oleh anggota keluarga terdekat dengan jumlah peserta paling banyak 50 orang. Kegiatan adat yang melibatkan banyak orang tidak diizinkan.

Selain itu pemkab Sumba Timur juga tidak mengijinkan warga untuk menggelar hajatan pernikahan di rumah. Pemkab hanya mengizinkan warga untuk menggelar syukuran di gereja dengan jumlah peserta maksimal 50 orang dan tidak diizinkan melakukan resepsi di tempat dan hanya boleh disiapkan makanan nasi kotak untuk dibawa pulang.

(chr)

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

Kemlu RI Pastikan Enam WNI di Tonga Selamat

Kamis, 20 Januari 2022 | 19:22 WIB

Akibat Mengantuk, Mobil Terjun ke Laut

Kamis, 20 Januari 2022 | 16:00 WIB

Vaksin AstraZeneca Bantuan dari Jepang Tiba

Kamis, 20 Januari 2022 | 15:16 WIB

Kota Kupang Masuk Siaga Dampak Hujan Lebat

Kamis, 20 Januari 2022 | 15:03 WIB

WHO: Pandemi Masih Jauh Dari Selesai

Kamis, 20 Januari 2022 | 15:01 WIB

Kawasan Mangga Dua Tergenang

Rabu, 19 Januari 2022 | 22:32 WIB

Polri Optimis Operasi Damai Cartenz Efektif

Rabu, 19 Januari 2022 | 14:05 WIB

Pohon Tumbang dan Genangan Air Melanda Jakarta

Selasa, 18 Januari 2022 | 15:20 WIB

BMKG Imbau Warga NTT Waspadai Peningkatan Curah Hujan

Selasa, 18 Januari 2022 | 15:01 WIB

Hari Paling Mematikan di Australia

Selasa, 18 Januari 2022 | 14:49 WIB
X