• Senin, 24 Januari 2022

Dominikus Minggu Mere: Sinergi dan Kolaborasi adalah Kunci Sukses Membangun Kabupaten Ende

- Kamis, 13 Januari 2022 | 16:28 WIB
Dominikus Minggu Mere
Dominikus Minggu Mere


DEPOK (eNBe Indonesia) - Dominikus Minggu Mere -biasa disapa Domi Mere- bukanlah nama yang asing bagi masyarakat Kabupaten Ende.

Sebagai seorang birokrat, Domi Mere bukanlah orang baru.

Pria kelahiran Ende, 31 Juli 1960 ini  dikenal sebagai kader pamong praja tulen yang pernah menduduki jabatan karier penting di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga provinsi tetangga Timor-Timur, sebelum menjadi negara berdaulat.

Ia pernah beberapa kali menduduki jabatan Kepala Sub Bagian Tata Usaha pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bajawa Kabupaten Ngada (1990-1991).

Lalu menjadi Kepala Seksi Kesehatan Gigi pada Dinas Kesehatan Provinsi NTT (1991-1993).

Pada 1997-1998 ia dipercayakan menjadi Kepala Seksi Penyusunan Program  (Perencanaan) pada Kanwil Kesehatan NTT.

Kemudian, sejak 1998 sampai dengan 4 September 1999, ia menjabat sebagai Kepala BAPELKES Dili  Timor-Timur.

Dari Dili, ia kemudian beralih menjadi Kepala BAPELKES Kupang (September 1999 sampai dengan Maret 2001).

Di tanah kelahirannya, Ende, suami dari Dr. Dra. Maria Matildis Banda, MS ini pun pernah menduduki posisi strategis di lembaga eksekutif/birokrasi.

Ia misalnya pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ende (2001-2008).

Kemudian ia dipercayakan sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kabupaten Ende (2008-Maret 2013).

Dan, pada 2013 ia menjadi  Sekretaris Daerah Kabupaten Ende.

Dari Kabupaten Ende, dokter yang menyandang gelar doktor itu kembali berkarya di tingkat Provinsi NTT.

Ia  menjabat sebagai Kepala RSUD Prof WZ Yohanes Kupang (31 Agustus 2015–Oktober 2018), dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT (Oktober 2018-31 Juli 2020).

Meski dipercayakan untuk melayani masyarakat di tingkat provinisi, rupanya hati Domi Mere sudah sangat terpaut dengan daerah kelahirannya sendiri.

Ia sepertinya ingin sekali membaktikan diri dan hidupnya untuk membangun Kabupaten Ende.

Makanya, beberapa kali ia mencoba bertarung dalam hajatan Pilkada Kabupaten Ende.

Terakhir, didukung oleh Partai Glokar, pada November 2021 lalu ia bertarung dengan Erik Rede untuk meraih kursi Wakil Bupati Ende, meski belum beruntung.

Meski demikian, harapan Domi Mere tak pernah pupus.

Ia berharap suatu saat kelak ada jalan terbuka di mana ia dapat membaktikan seluruh hidupnya untuk memajukan Kabupaten Ende tercinta.

Melihat niat baiknya itu, media ini mengajak Domi Mere untuk berdialog, sekadar ingin tahu apa pandangannya mengenai pembangunan di Kabupaten Ende.

Berikut petikan dialog selengkapnya:

Menurut Anda, apa potensi utama Kabupaten Ende yang dapat dikembangkan untuk mendorong percepatan pembangunan?

Sesungguhnya banyak sekali potensi Kabupaten Ende yang dapat dikembangkan untuk mempercepat proses pembangunan.

Halaman:

Editor: Christianus Wai Mona

Tags

Terkini

Dua Pasien Omicron di Indonesia Meninggal Dunia

Minggu, 23 Januari 2022 | 15:24 WIB

Kapal Terbalik di Lingga, 11 Orang Hilang

Minggu, 23 Januari 2022 | 15:20 WIB

Myanmar Hukum Mati Anggota Parlemen Suu Kyi

Sabtu, 22 Januari 2022 | 10:29 WIB

Kecelakaan Kapal di Malaysia, Enam WNI Meninggal

Jumat, 21 Januari 2022 | 19:44 WIB

Marquez Lanjut Uji Kesiapan Fisik di Aragon

Jumat, 21 Januari 2022 | 19:26 WIB

Ribuan Warga Baduy Kini Punya Dokumen Kependudukan

Jumat, 21 Januari 2022 | 10:27 WIB

Turunkan Angka Stunting, Ini Strategi Pemerintah

Jumat, 21 Januari 2022 | 10:22 WIB

Truk Tambang Meledak, 10 Orang Tewas

Jumat, 21 Januari 2022 | 09:50 WIB

Kemlu RI Pastikan Enam WNI di Tonga Selamat

Kamis, 20 Januari 2022 | 19:22 WIB

Akibat Mengantuk, Mobil Terjun ke Laut

Kamis, 20 Januari 2022 | 16:00 WIB
X