• Kamis, 8 Desember 2022

Media Penberitaan Ukraina dibajak Peretas Untuk Sebar Hoaks

- Jumat, 4 Maret 2022 | 13:13 WIB
Ilustrasi Hacker (Pixabay.com)
Ilustrasi Hacker (Pixabay.com)

Jakarta (eNBe Indonesia) - Peretas telah menyusup masuk ke media pemberitaan lokal Rusia dan menyebarkan berita palsu. Demikian penjelasan pejabat pemerintah Ukraina.

Sementara itu, pihak Rusai melalui Dinas Komunikasi Khusus dan Perlindungan Informasi Rusia mengatakan sejumlah situs resmi "otoritas regional dan pemerintahan lokal" diretas dan digunakan untuk menyebarkan kebohongan soal perjanjian untuk mengakhiri perang.

Dikutip dari Reuters, berita palsu yang dimuat di situs tersebut berisi Kiev menyerah dan menandatangani perjanjian damai dengan Moskow.

Baca Juga: Menyusul Indra Kenz, Cracy Rich Bandung Dilaporkan Perihal Investasi Binomo

Baca Juga: Diblokir Youtube, Media Pemberitaan Rusia Mengudara di Rumble

Rusia membantah menggunakan peretas untuk menyerang musuh, tapi, dokumentasi menunjukkan Kremlin menggunakan mata-mata siber.

Pemerintah Ukraina dan peneliti mengaitkan peretasan yang pernah terjadi sebelumnya ke Belarusia.

Peretasan terhadap situs pemerintahan sudah pernah terjadi sebelumnya. Peneliti selama beberapa tahun belakangan melacak kelompok bernama "Ghostwriter", yang menerobos masuk situs berita untuk menyebarkan klaim palsu, demikian Reuters dikutip pada Jumat, (4/3/22).***

Baca Juga: Sir Alex Minta MU Datangkan Carlo Ancelotti

Halaman:

Editor: Donita Gerina Tolio

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pelaku Bom Bunuh Diri di Bandung Seorang Pria

Rabu, 7 Desember 2022 | 10:41 WIB

BI Jelaskan Mengapa Harus Ada Rupiah Digital

Selasa, 6 Desember 2022 | 07:30 WIB

Waspada, Banyak Berita Hoaks Pasca Gempa Di Garut!

Senin, 5 Desember 2022 | 15:03 WIB
X