• Minggu, 3 Juli 2022

Hasil Lelang Terpidana Korupsi, KPK Setor Negara Rp 5,5 Miliar

- Rabu, 25 Mei 2022 | 12:01 WIB
Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri (Insidepontianak.com/Antara)
Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri (Insidepontianak.com/Antara)

Jakarta (eNBe Indonesia) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyetor Rp5,5 miliar ke kas negara dari denda dan uang pengganti serta hasil lelang barang rampasan terpidana korupsi.

"Jaksa Eksekutor Andry Prihandono melalui biro keuangan KPK telah menyetorkan uang Rp5,5 miliar ke kas negara sebagai hasil penagihan pembayaran denda dan uang pengganti terpidana serta hasil lelang," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui keterangannya, Selasa,

Pertama, dari pelunasan pembayaran denda dan uang pengganti terpidana mantan Bupati Hulu Sungai Tengah Abdul Latif sejumlah Rp2,1 miliar.

Baca Juga: Kementrian Keuangan Raih Rp 20 Trilliun dari SBN

Baca Juga: Program Minyak Goreng Bersubsidi dihentikan Pada Akhir Mei

Abdul Latif merupakan terpidana perkara suap terkait pengadaan pekerjaan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Damanhuri Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan Tahun Anggaran 2017.

Kedua, dari hasil lelang barang rampasan mantan Kepala Seksi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Pemukiman Direktorat Evaluasi Pengelolaan dan Informasi Keuangan Daerah Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Yaya Purnomo sejumlah Rp2,85 miliar.

Yaya merupakan terpidana perkara suap dan gratifikasi dalam pengurusan dana alokasi khusus (DAK) dan dana insentif daerah (DID).

Baca Juga: Tinggal Belasan Orang yang Dirawat di RSD Wisma Atlet Kemayoran

Halaman:

Editor: Donita Gerina Tolio

Tags

Artikel Terkait

Terkini

NTT Jadi Pemasok Hewan Kurban Skala Nasional

Sabtu, 2 Juli 2022 | 17:14 WIB

Pasien Covid-19 Wisma Atlet Berjumlah Ratusan

Sabtu, 2 Juli 2022 | 17:08 WIB
X