• Minggu, 3 Juli 2022

Wapres Ungkap Sejumlah Tantangan Industri Perbankan Syariah

- Rabu, 25 Mei 2022 | 12:31 WIB
Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin memberikan bantuan kepada masyarakat Kendari, di Sentra Meohai, Kendari, Sulawesi Utara. (wapresri.go.id)
Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin memberikan bantuan kepada masyarakat Kendari, di Sentra Meohai, Kendari, Sulawesi Utara. (wapresri.go.id)

Jakarta (eNBe Indonesia) - Sebagai negara dengan penduduk Muslim terbanyak di dunia, Indonesia memiliki peluang besar aktif dalam ekonomi syariah dan industri halal dunia, salah satunya melalui penguatan industri perbankan syariah.

Meskipun demikian, kita tidak bisa menampik masih adanya sejumlah tantangan pengembangan industri perbankan syariah, ungkap Wapres Ma'ruf Amin dalam sambutannya secara virtual pada acara Halalbihalal Asbisindo 2022 di Jakarta, Rabu.

Wapres mengatakan tantangan pertama yakni market share perbankan syariah terhadap perbankan nasional masih kecil, yaitu sebesar 6,74 persen.

Baca Juga: Persiapan Pernikahan Adik Presiden Jokowi Hampir 100 Persen

Baca Juga: Polisi Tangkap Tiga Siswi Pelaku Perundungan di Semarang

Untuk itu, kata Wapres, diperlukan upaya ekstra dari regulator serta pelaku perbankan syariah untuk meningkatkan porsi market share perbankan syariah ke depan.

Tantangan kedua, keberadaan berbagai inovasi dan digitalisasi yang kini mengubah model bisnis keuangan.

Menurut Wapres, industri perbankan syariah harus mampu mengambil langkah adaptif untuk memenuhi ekspektasi nasabah akan layanan produk yang cepat, mudah, murah dan aman.

Baca Juga: Hasil Lelang Terpidana Korupsi, KPK Setor Negara Rp 5,5 Miliar

Halaman:

Editor: Donita Gerina Tolio

Tags

Artikel Terkait

Terkini

NTT Jadi Pemasok Hewan Kurban Skala Nasional

Sabtu, 2 Juli 2022 | 17:14 WIB

Pasien Covid-19 Wisma Atlet Berjumlah Ratusan

Sabtu, 2 Juli 2022 | 17:08 WIB
X