• Minggu, 3 Juli 2022

Harga Minyak di Perdagangan Asia Jatuh, Terkait AS Pangkas Biaya Bahan Bakar

- Kamis, 23 Juni 2022 | 10:53 WIB
ILUSTRASI. 5 faktor yang bisa membuat harga minyak dunia turun menurut Mantan Menteri ESDM, Arcandra Tahar. (Hany Alashkar dari Pixabay)
ILUSTRASI. 5 faktor yang bisa membuat harga minyak dunia turun menurut Mantan Menteri ESDM, Arcandra Tahar. (Hany Alashkar dari Pixabay)

Singapura (eNBe Indonesia) - Harga minyak jatuh lebih dari lima dolar AS per barel di perdagangan Asia pada Rabu sore.

Kondisi ini terjadi di tengah desakan Presiden AS Joe Biden untuk memangkas biaya bahan bakar bagi pengemudi dalam episode terbaru yang memperburuk hubungan antara Gedung Putih dan industri minyak AS.

Harga minyak mentah berjangka Brent merosot 5,10 dolar atau 4,5 persen, menjadi diperdagangkan di 109,55 dolar AS per barel pada pukul 08.00 GMT.

Baca Juga: Lolos ke Piala Dunia U-20 2023, Timnas Inggris U-19 Berpotensi Hadapi Indonesia

Baca Juga: Mendag: Satu KTP Boleh Beli 10 Liter Minyak Goreng Sesuai Harga HET Rp 14 Ribu

Sementara itu harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS terpangkas 5,37 dolar AS atau 5,9 persen, menjadi diperdagangkan di 104,15 dolar AS per barel.

Kedua kontrak acuan sebelumnya masing-masing mencapai level terendah sejak 19 dan 12 Mei.

Presiden Biden pada Rabu diperkirakan akan menyerukan untuk sementara menangguhkan pajak federal 18,4 sen per galon untuk bensin, kata sebuah sumber, ketika Amerika Serikat, konsumen minyak terbesar di dunia, berjuang untuk mengatasi kenaikan harga bensin dan inflasi.

Baca Juga: Megawati Perlakukan Jokowi Secara Tidak Layak

Halaman:

Editor: Donita Gerina Tolio

Tags

Artikel Terkait

Terkini

NTT Jadi Pemasok Hewan Kurban Skala Nasional

Sabtu, 2 Juli 2022 | 17:14 WIB

Pasien Covid-19 Wisma Atlet Berjumlah Ratusan

Sabtu, 2 Juli 2022 | 17:08 WIB
X