• Minggu, 3 Juli 2022

Kemenkop UKM Laporkan Sebanyak 80 UMKM Bertahan Selama Pandemi

- Kamis, 23 Juni 2022 | 14:48 WIB
Peserta pelatihan usaha produktif yang digelar Balatkop UKM Jateng dan Fakultas Vokasi Unisbank, aktif berkreasi membuat food dessert.
Peserta pelatihan usaha produktif yang digelar Balatkop UKM Jateng dan Fakultas Vokasi Unisbank, aktif berkreasi membuat food dessert.

Jakarta (eNBe Indonesia) - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) sebanyak 80 persen UMKM terhubung ke dalam ekosistem digital bisa bertahan lebih baik selama masa pandemi.

Hal itu diungkapkan Asisten Deputi Pengembangan Teknologi Informasi dan Inkubasi, Kemenkop UKM, Christina Agustin, dalam siaran pers bersama Youtap, Kamis.

Masih berdasarkan data kementerian, sebanyak 59 persen pelaku UMKM yang tinggal di wilayah sub-urban sudah masuk ke ekosistem digital, tanda bahwa penetrasi penggunaan teknologi digital sudah masuk ke berbagai daerah.

Baca Juga: Polisi Ungkap Acara Bungkus Night Jilid I Telah Digelar pada Maret 2022

Baca Juga: Kemenkumham Minta Masukan Forum Pemred Soal RKUHP

"Transformasi digital UMKM yang semakin berkembang inilah yang mampu menjadi potensi besar di Asia Tenggara," kata Christina.

Data internal Youtap menunjukkan pandemi virus corona selama dua tahun terakhir menyebabkan 68 persen pelaku usaha mengalami kesulitan dan kemunduran akibat sepi pembeli. Mereka juga kesulitan mendapatkan stok barang.

Pada masa pemulihan dari pandemi ini, teknologi berpotensi membantu UMKM untuk berkembang. Youtap menemukan pelaku usaha semakin tertarik menggunakan teknologi digital.

Baca Juga: Pesawat Susi Air Dilaporkan Hilang Kontak dalam Penerbangan ke Timika

Halaman:

Editor: Donita Gerina Tolio

Tags

Artikel Terkait

Terkini

NTT Jadi Pemasok Hewan Kurban Skala Nasional

Sabtu, 2 Juli 2022 | 17:14 WIB

Pasien Covid-19 Wisma Atlet Berjumlah Ratusan

Sabtu, 2 Juli 2022 | 17:08 WIB
X