• Selasa, 16 Agustus 2022

Tiga Kecamatan di Nagekeo NTT dilanda Banjir dan Tanah Longsor

- Sabtu, 2 Juli 2022 | 13:40 WIB
Bencana tanah longsor di ruas jalan kotakeo-Pusu-Ua, Desa Salalejo Timur, kecamatan Mauponggo, Kab. Nagakeo- NTT, akibat hujan deras selama 3 hari berturut-turut / bpbd.nttprov.go.id
Bencana tanah longsor di ruas jalan kotakeo-Pusu-Ua, Desa Salalejo Timur, kecamatan Mauponggo, Kab. Nagakeo- NTT, akibat hujan deras selama 3 hari berturut-turut / bpbd.nttprov.go.id

Labuan Bajo, NTT (eNBe Indonesia) - Tiga kecamatan di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur dihantam banjir dan tanah longsor, Sabtu (02/06/22).

Hal itu diungkap Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Banjir terjadi pada wilayah Kecamatan Mauponggo, Nangaroro, dan Boawae. Tanah longsor di Mauponggo," kata Kepala Pelaksana BPBD Nagekeo Agustinus Pone ketika dihubungi dari Labuan Bajo, Sabtu.

Baca Juga: Hacker Menyerang, Pelaksanaan Program dari Direktorat Pajak Tetap Berjalan

Baca Juga: BNI Tegaskan Bahwa Pihaknya Beri Penyaluran Kredit Tanpa Angunan Adalah Hoaks

BPBD merinci, kejadian banjir di Kecamatan Mauponggo terjadi di Desa Aewoe dan Kelurahan Mauponggo. Banjir pada tanggal 28 Juni 2022 itu menggerus pondasi rumah milik warga, mengancam aboutmen jembatan, dan terancam ambruk.

Sedangkan tanah longsor di kecamatan itu terjadi pada Desa Selalejo Timur, Selalejo, dan Wuliwalo.

Material longsor pun menutup badan jalan pada beberapa titik dan bangunan rumah warga. Selain itu, longsor menimpa bangunan TPT pada sisi bagian depan dan samping bangunan kapela.

Baca Juga: COVID Meningkat di Bali, Gubernur Minta Warga Tidak Panik

Halaman:

Editor: Donita Gerina Tolio

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPK Memperpanjang Masa Tahanan Bupati Tanah Bumbu

Selasa, 16 Agustus 2022 | 09:55 WIB

Romo Agus Mirip Santo Agustinus, Meremehkan Nasihat

Senin, 15 Agustus 2022 | 11:26 WIB
X