• Selasa, 16 Agustus 2022

Pertemuan G20 TIIWG Akan diselenggarakan di Surakarta

- Minggu, 3 Juli 2022 | 15:19 WIB
Tim Komunikasi G20 Maudy Ayunda saat memberikan keterangan pers secara virtual, Kamis (30/6/2022).
Tim Komunikasi G20 Maudy Ayunda saat memberikan keterangan pers secara virtual, Kamis (30/6/2022).

Jakarta (eNBe Indonesia) - Dijadwalkan pertemuan G20 kedua Trade, Investment, dan Industry Working Group (TIIWG) akan digelar di Kota Surakarta, Jawa Tengah pada 5-7 Juli 2022.

Pertemuan ini diselenggarakan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bersama dengan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian selaku anggota G20 TIIWG.

Pertemuan kedua TIIWG akan dibahas tiga isu yakni reformasi WTO (World Trade Organization), respons perdagangan, Investasi, dan Industri terhadap pandemi dan arsitektur kesehatan global, serta mendorong investasi berkelanjutan guna memulihkan ekonomi global.

Baca Juga: Para Nelayan di Sulsel Deklarasi Mendukung Ganjar Pranowo Jadi Capres

Baca Juga: Untuk Menjadi Negara Kuat, Prabowo Tegaskan Indonesia Harus Memenuhi Lima Syarat Berikut Ini

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia berharap pertemuan TIIWG itu dapat memberikan hasil yang konkret, baik di sektor investasi, industri, dan perdagangan yang sejalan dengan deliverables utama Presidensi G20 Indonesia yaitu arsitek kesehatan global, transformasi ekonomi digital, dan transisi energi, khususnya kolaborasi dalam investasi berkelanjutan dan inklusif.

"Melalui pertemuan TIIWG ini, kita harap dapat mempercepat terwujudnya transformasi ekonomi, salah satunya melalui investasi berkelanjutan dan inklusif. Kita harus manfaatkan momentum Presidensi G20 Indonesia di tahun ini dengan baik," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu.

Ada pun dalam pertemuan pertama TIIWG sebelumnya, telah dibahas tiga isu lainnya yaitu peran sistem perdagangan multilateral untuk akselerasi pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), perdagangan gigital dan rantai nilai global yang berkelanjutan, serta industrialisasi inklusif yang berkelanjutan melalui Industri 4.0.

Baca Juga: KPK Bahas Biaya Politik Sangat Mahal

Halaman:

Editor: Donita Gerina Tolio

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPK Memperpanjang Masa Tahanan Bupati Tanah Bumbu

Selasa, 16 Agustus 2022 | 09:55 WIB

Romo Agus Mirip Santo Agustinus, Meremehkan Nasihat

Senin, 15 Agustus 2022 | 11:26 WIB
X