• Jumat, 7 Oktober 2022

Terkait Kematian Brigadir J, Polri Nyatakan 16 Personel Akan Dikenakan Sanksi Sesuai Perannya

- Senin, 15 Agustus 2022 | 08:45 WIB
Ferdy Sambo dan Agus Andrianto
Ferdy Sambo dan Agus Andrianto

Jakarta (eNBe Indonesia) - Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto mengatakan dikenakan atau tidaknya sanksi pidana terhadap personel polisi yang melakukan pelanggaran etik dalam kasus Brigadir J bobot perbuatan. Sebab setiap personel memiliki peran berbeda.

"Menurut saya sih disesuaikan bobot perbuatan mereka, master mind, memberi komando pengendali, operator lapangan, hanya membantu karena diperintahkan," kata Agus, Minggu (14/08/2022).

Agus menuturkan kelak penentuan siapa saja yang terkena sanksi pidana akan diputuskan dalam rapat oleh Timsus, kemudian  penyidik Bareskrim Polri akan menindaklanjuti sesuai arahan Timsus.

Baca Juga: Tebet Eco Park Dibuka Kembali, Berikut Aturan Bagi Pengunjung

Baca Juga: Pesan Putin Kepada Kim Jon Un, Ajak Korut Perluas Hubungan Bilateral

Rapat Timsus nanti akan memutuskan siapa yang masuk proses hukum dan etik oleh Komisi Kode Etik Polri, dan mereka yang hanya sidang KKE saja, ujarnya.

"Penyidik akan melaksanakan rekomendasi Timsus kepada mereka," lanjutnya.

Seperti diketahui, Irsus Polri mengusut kasus dugaan pelanggaran etik terkait Brigadir J di rumah Irjen Ferdy Sambo.
Kini ada 16 polisi yang dikurung atau ditempatkan di tempat khusus.

Baca Juga: IPB Siap Teliti Cacar Monyet Jika Resmi Ditunjuk Pemerintah

Halaman:

Editor: Donita Gerina Tolio

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X