• Jumat, 7 Oktober 2022

Di Berbagai Wilayah Marak PMK, NTT Masih Bebas Dari Penularan Penyakit Ternak Tersebut

- Selasa, 16 Agustus 2022 | 10:22 WIB
Gubernur NTT, Viktor Laiskodat. (sl/Ist/Antara)
Gubernur NTT, Viktor Laiskodat. (sl/Ist/Antara)

Kupang (eNBe Indonesia) - Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) masih terbebas dari kasus penularan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang ternak yang kini marak menyebar di berbagai daerah.

Hal itu ditegaskan pemerintah provinsi Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat.

"Sampai saat ini, NTT masih bebas dari adanya kasus penularan penyakit mulut dan kuku yang menyerang ternak," kata Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat.

Baca Juga: Dugaan Penembakan Korban di Hadapan Istri dan Anak, LBH Minta Kapolri Copot Kapolda Sulut

Baca Juga: Ronaldo Kabarnya Makan Sendiri dan Dijauhi Rekan-Rekan Setim

Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat menegaskan itu dalam pidato radio menjelang perayaan Hari Ulang Tahun ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dibacakan Wakil Gubernur NTT, Josef A Nae Soi di Kupang, Senin, (15/8/2022).

Menurutnya, pemerintah NTT sangat bersyukur karena sampai saat ini daerah ini merupakan salah satu provinsi yang masih terbebas wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan.

Selain itu, menurut dia, pihaknya telah membentuk gugus tugas pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku di NTT.

Baca Juga: Polri Menempati Posisi Ketiga Menurut Survei Kepercayaan Publik

Halaman:

Editor: Donita Gerina Tolio

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X