• Jumat, 7 Oktober 2022

Pasutri Katolik Ini Memilih Meninggal di Hari Yang Sama, Berikut Komentar Mengejutkan Romo Agus

- Jumat, 16 September 2022 | 10:39 WIB
Pasutri Katolik Ini Memilih Meninggal di Hari Yang Sama, Berikut Komentar Mengejutkan Romo Agus
Pasutri Katolik Ini Memilih Meninggal di Hari Yang Sama, Berikut Komentar Mengejutkan Romo Agus


DEPOK (eNBe Indonesia) - Komunitas Katolik di Paroki Santo Herkulanus Depok, Jawa Barat, baru-baru ini dikejutkan oleh berita duka dari pasangan suami istri (pasutri) Katolik--FX Purwono dan Anastasia Maria Suparni--yang memilih meninggal di hari yang sama, hanya berselang 1 jam.

"Ini sebuah keindahan luar biasa dan misteri Tuhan, bapak Purwono dan ibu Anastasia meninggal di hari yang sama. Mereka berdua hidup di dalam kesetiaan sebagai suami istri, hingga bersama-sama mengakhiri hidup mereka di hari yang sama," ujar Romo Agustinus Surianto Himawan, Pastor Paroki Santo Herkulanus Depok saat misa arwah bagi pasutri Katolik tercinta ini, Rabu (14/9/22).

Pasutri ini menderita sakit stroke dalam beberapa tahun terakhir. Dan Tuhan Yang Empunya Kehidupan ini memanggil pulang pasutri Katolik ini dari tengah-tengah dunia pada Kamis pekan lalu (8/9/22). Almarhum Purwono meninggal lebih dulu, berselang satu jam istri tercintanya Anastasia pun meninggal.

Baca Juga: Paus Fransiskus Minta Biarawati Ordo Bunda Theresia diizinkan Kembali ke Nikaragua

Romo Agus meneguhkan iman umat yang hadir dalam misa arwah, bahwa pasutri ini tentu mendapatkan tempat yang layak di Kerajaan Surga, layak di mata Tuhan oleh karena kesetiaan pasutri di dalam menjalani kehidupan sebagai suami istri, juga kesetiaan iman yang percaya sungguh-sungguh pada Tuhan Allah sendiri, Tuhan yang setia mencintai dan mengasihi umatnya.

Bertepatan dengan Pesta Salib Suci, saat kotbah di misa arwah untuk pasutri Purwono dan Anastasia, Romo Agus menegaskan bahwa Salib itu tidak sekedar tanda, tetapi simbol dari Kesetiaan Tuhan untuk mencintai manusia.

Salib juga adalah simbol pengorbanan Tuhan untuk menebus dosa-dosa manusia, simbol Kasih Tuhan yang maha besar bagi manusia, selain juga simbol penyangkalan diri Tuhan Yesus, yang membiarkan dirinya disiksa hingga mati di kayu salib sebagaimana Kehendak Tuhan Allah sendiri, karena hanya dengan mati di kayu salib dosa manusia ditebuskan dan diselamatkan.***

Requiescat in pace bapak Purwono dan ibu Anastasia tercinta....RIP !!

Editor: Adrianus Nulangi Madaala

Tags

Terkini

X