• Jumat, 7 Oktober 2022

Kementerian Kominfo Gelar Bimtek dan Sertifikasi Berbasis SKKNI di Labuan Bajo

- Rabu, 21 September 2022 | 08:16 WIB
Kementerian Kominfo Gelar Bimtek dan Sertifikasi Berbasis SKKNI di Labuan Bajo (Foto: infopublik.id
Kementerian Kominfo Gelar Bimtek dan Sertifikasi Berbasis SKKNI di Labuan Bajo (Foto: infopublik.id


LABUAN BAJO (eNBe Indonesia) - Kementerian Kominfo melalui Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Pusat Pengembangan Profesi dan Sertifikasi menggelar Bimtek.

Dan Sertifikasi Berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Skema Perekayasa Pengoperasian dan Pemeliharaan Radio Acces Network (RAN) untuk proyek BTS 4G, Senin (12/9/22) di hotel Jayakarta Labuan Bajo.

Hadir Staf Khusus Menteri Kominfo Bidang Komunikasi Politik, J. H. Phillip M. Gobang, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Manggarai Barat Paulus Setahu, S.Sos, Kepala Divisi Layanan Telekomunikasi dan Informasi Masyarakat, BAKTI Kominfo Ibu Ari Soegeng Wahyuniarti S.Sos., M.Si.

Baca Juga: Pemprov DKI Fasilitasi Pegawai Shoppe yang Kena PHK Untuk Perjuangkan Haknya

Serta, para Pengajar Bimtek (Asri Wulandari, Ari Widjayanti, Lingga Wardhana, dan Alfin Hikmaturokhman), sertaPara Peserta Bimtek

Ketua Subpokja Program Vocational School Graduate Academy (VSGA) sekaligus Ketua Panitia Anny Triana menjelaskan kegiatan Bimtek dan Sertifikasi Berbasis SKKNI bagi Angkatan Kerja Muda adalah bagian dari Program Vocational School Graduate Academy (VSGA) dalam kerangka Digital Talent Scholarship (DTS) Tahun 2022, yang merupakan program pelatihan bagi angkatan kerja muda lulusan pendidikan vokasi.

Program VSGA DTS pada tahun ini diselenggarakan dalam 2 (dua) jenis pelatihan, yakni VSGA Online dan VSGA Offline.

“Bimtek yang sama-sama kita hadiri kali ini adalah penyelenggaraan ke-12 (dua belas) dari Program VSGA yang dilaksanakan secara Offline/ Tatap Muka, setelah dilaksanakan di Semarang, Pekalongan, Batam, Banjarmasin, Pangkalpinang, Yogyakarta, Pontianak, Tangerang Selatan, Bogor, Bandar Lampung, dan Pekanbaru,” jelas Anny.

Baca Juga: Diduga Hina Masyarakat, Forkoma PMKRI NTT Mengencam Tindakan Rasisme Anggota DPRD Belu

Dikatakannya khusus pada kegiatan kali ini, Bimtek dan Sertifikasi ini merupakan kolaborasi yang kedua kalinya antara Pusat Pengembangan Profesi dan Sertifikasi Kemkominfo dengan BAKTI KOMINFO, serta didukung pula oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Manggarai Barat selaku Pemerintah Daerah.

Foto : balitbangsdm.kominfo.go.id


Anny Triana juga menjelaskan dalam kegiatan ini para peserta akan mengikuti pelatihan singkat (selanjutnya disebut Bimtek) selama 3 (tiga) hari, dilanjutkan dengan uji sertifikasi selama 2 (dua) hari.

“Bimtek bertujuan sebagai penyegaran kembali atau refresh atas materi pembelajaran yang pernah diperoleh para peserta pada pendidikan formal vokasi, penyampaian materi Bimtek ini akan dilaksanakan oleh para Pengajar Bimtek yang telah hadir di tengah-tengah kita.” ujarnya

Untuk diketahui dalam pelaksanaan Bimtek, peserta dikelompokkan ke dalam dua kelas pelatihan, yakni Kelas A dan B. Para peserta Kelas A akan dibimbing oleh Lingga Wardhana dan Asri Wulandari.

Baca Juga: Kasus Lakalantas di Ende Menurun Seiring Konsumsi Miras dan Berkurangnya Pengedara di Bawah Umur

Sementara Kelas B akan dibimbing oleh Alfin Hikmaturokhman, dan Ari Widjayanti. Setelah Bimtek, peserta akan mengikuti sertifikasi atau uji kompetensi.

Dijelaskannya juga bahwa sertifikasi akan dilaksanakan oleh tim asesor independen dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).

Sertifikasi kali ini dilaksanakan oleh LSP Telekomunikasi. Peserta yang dinyatakan Kompeten dalam uji kompetensi tersebut akan memperoleh sertifikat kompetensi yang berlaku secara nasional dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)

Baca Juga: Pemerintah dan Akademisi Perlu Berkolaborasi Terkait Tembakau Alternatif

“Sertifikat kompetensi berguna untuk menyatakan bahwa Adik-adik kompeten di bidang yang Adik-adik ambil, sehingga memperbesar kesempatan Adik-adik di dunia kerja,” kata Anny Triana.

Kegiatan ini dihadiri oleh 50 orang peserta, berasal dari Kabupaten Manggarai, Kabupaten Manggarai Barat, dan Kabupaten Manggarai Timur. Ketiga wilayah ini termasuk ke dalam prioritas BAKTI dalam rencana pembangunan Base Transceiver Station (BTS).***

Sumber : infopublik.id

Editor: Adrianus Nulangi Madaala

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X