• Jumat, 7 Oktober 2022

Lukas Enembe Jawab Tantangan KPK Untuk Buktikan Sumber Uang di Rekeningnya

- Rabu, 21 September 2022 | 15:48 WIB
Lukas Enembe Akan Jawab Tantangan KPK, Kasus dihentikan jika ia bisa buktikan sumber dananya (Antaranews.com)
Lukas Enembe Akan Jawab Tantangan KPK, Kasus dihentikan jika ia bisa buktikan sumber dananya (Antaranews.com)

 

Jakarta (eNBe Indonesia) - KPK menantang Gubernur Papua Lukas Enembe untuk membuktikan dari mana sumber uang ratusan miliar rupiah yang ditemukan PPATK dalam transaksinya.
 
Jika Lukas mampu memberikan bukti nyata maka KPK akan menutup kasus suap dan gratifikasi tersebut. 
 
Atas hal ini pihak Lukas pun merespons hal tersebut. "Iya pasti akan dijelaskan (sumber uang). Kita sekarang bicara panggilan KPK khusus untuk gratifikasi Rp 1 miliar itu," kata pengacara Lukas Enembe, Aloysius Renwarin, saat dihubungi, Rabu (21/9/2022).
 
 
Aloysius belum menanggapi soal temuan uang ratusan miliar yang ditemukan PPATK. Namun dia menegaskan nantinya Lukas akan menjelaskan soal dugaan korupsi Rp 1 miliar itu.
 
"Uang yang Rp 1 miliar itu kan nanti akan dijelaskan itu uang pribadi. Kemudian ditransfer ke rekening nya ketika beliau berobat ke Singapura," ujarnya.
 
Selain itu, Aloysius sudah mengkonfirmasi terkait uang Rp 560 miliar ke rekening kasino yang disorot. Aloysius membantah adanya uang tersebut.
 
 
"Kasino itu tidak benar fantastis dengan jumlah besar itu saya sudah tanya beliau. Tidak ada. Kecuali dia pakai uang negara, itu uang pribadinya, itu privat," jelasnya.
 
Sebelumnya, KPK memberikan tantangan menarik kepada Gubernur Papua Lukas Enembe setelah ditetapkan sebagai tersangka. Tawaran menarik ini dilontarkan KPK demi memancing keterangan Lukas.
 
Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat jumpa pers, Senin (19/9). Alex menawarkan penghentian kasus Lukas asalkan Lukas bisa membuktikan dari mana sumber uang ratusan miliar rupiah yang ditemukan PPATK dalam transaksinya.
 
 
 
"KPK, berdasarkan UU yang baru ini, bisa menghentikan penyidikan dan menerbitkan SP3 kalau nanti dalam proses penyidikan Pak Lukas bisa membuktikan dari mana sumber uang yang puluhan, ratusan miliar, tersebut," kata Alexander Marwata.
 
"Misal Pak Lukas punya usaha tambang emas, ya sudah, pasti nanti kami akan hentikan, tapi mohon itu diklarifikasi, penuhi undangan KPK, panggilan KPK untuk diperiksa," imbuhnya.
 
Alex mengatakan KPK akan mengirim surat panggilan untuk Lukas. KPK berharap Lukas dan tim pengacaranya kooperatif.***
 
Editor: Donita Gerina Tolio
 
Sumber: Detik.com
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

 
 

 

Editor: Donita Gerina Tolio

Sumber: detik.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X