• Jumat, 7 Oktober 2022

Dianggap Kejam dalam Proses Pembuatannya, Raja Charles III Larang Menu Ini disajikan di Kerajaannya

- Kamis, 22 September 2022 | 12:34 WIB
Dianggap Kejam dalam Proses pembuatannya, Raja Charles III Larang menu hati angsa untuk disajikan dalam kerajaannya (Forbes.com)
Dianggap Kejam dalam Proses pembuatannya, Raja Charles III Larang menu hati angsa untuk disajikan dalam kerajaannya (Forbes.com)

London (eNBe Indonesia) - Pemimpin baru Raja Charles III melarang adanya makanan hati angsa atau foie grass untuk disajikan dalam kerajaan Inggris.

Tidah hanya hanya itu, Charles sangat membenci makanan tersebut, padahal makanan tersebut merupakan makanan mewah yang banyak diburu.

Mirip dengan ibunya, Raja Charles memiliki aturan khusus dalam sajian makanan di kerajaannya. Selain itu, baik Charles dan ibunya memiliki selera yang unik.

Mengutip Daily Express, kepala rumah tangga kerajaan Inggris, Andrew Farquharson mengungkapkan bahwa koki Istana tidak boleh membeli dan mengolah makanan bernama foie gras atau hati angsa yang sangat mahal.

Baca Juga: LPA NTT Terus Kawal Proses Hukum Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Alor

Foie gras merupakan sajian hati angsa khas Perancis. Makanan ini menuai kontroversi dan kritikan dari aktivis kesejahteraan hewan.

Sebab, cara mendapatkan foie gras melewati prosedur yang terbilang kejam.

Untuk mendapatkan foie gras, angsa dicocoki pakan dalam jumlah sangat besar langsung ke perutnya, sehingga hatinya membengkak hingga 10 kali lipat dari ukuran normal. Hati bengkak inilah yang kemudian dijual dan dijadikan sajian mewah nan mahal.

Cara pengambilan hati angsa tersebut untuk menjadi foie gras itu lah yang membuat Raja Charles III merasa bahwa itu adalah tindakan yang sadis dan menjijikan.

Halaman:

Editor: Donita Gerina Tolio

Sumber: CBNC Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X