• Jumat, 7 Oktober 2022

Hakim Agung ditangkap Karena Suap, KPK Nyatakan Kesedihannya

- Jumat, 23 September 2022 | 11:43 WIB
Wakil Ketua KPK Nurul Gufron dalam konferensi Pers  (Antaranews.com)
Wakil Ketua KPK Nurul Gufron dalam konferensi Pers (Antaranews.com)

Jakarta (eNBe Indonesia) - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan kesedihannya lantaran harus menangkap hakim agung atas dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung.

"KPK bersedih harus menangkap hakim agung. Kasus korupsi di lembaga peradilan ini sangat menyedihkan," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

KPK mengharapkan penangkapan tersebut menjadi yang terakhir terhadap insan hukum.

Baca Juga: Jepang Izinkan Bebas Visa Pada 11 Oktober Tahun Ini

"KPK sangat prihatin dan berharap ini penangkapan terakhir terhadap insan hukum. Mengingat artinya dunia peradilan dan hukum kita yang semestinya berdasar bukti, tetapi masih tercemari uang. Para penegak hukum yang diharapkan menjadi pilar keadilan bagi bangsa, ternyata menjualnya dengan uang," ujar Ghufron.

Padahal, kata Ghufron, KPK sebelumnya juga telah memberikan penguatan integritas di lingkungan Mahkamah Agung, baik kepada hakim dan pejabat strukturalnya.

"Harapannya tidak ada lagi korupsi di MA. KPK berharap ada pembenahan yang mendasar, jangan hanya 'kucing-kucingan'. Berhenti sejenak ketika ada penangkapan, namun kembali kambuh setelah agak lama," tambah Ghufron.

Baca Juga: Marc Marquez Akan Kenakan Helm Baru pada Balapan MotoGP di Motegi

Perlu diketahui, KPK sebelumnya telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap beberapa pihak atas dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung pada Rabu (21/9) malam.

Halaman:

Editor: Donita Gerina Tolio

Sumber: Antaranews

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X