• Kamis, 8 Desember 2022

Gempa Cianjur Hancurkan Puluhan Sekolah, Dinas Pendidikan Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar Tetap Berjalan

- Rabu, 23 November 2022 | 08:27 WIB

Bogor (eNBe Indonesia) - Meski puluhan sekolah diantaranya, SMA, SMK dan SLBN hancur akibat guncangan gempa Cianjur, Selasa (21/11/22), kegiatan belajar mengajar dipastikan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tetap berjalan.

Hal itu disampikan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Dedi Supandi, Rabu (23/11/22).

Sejauh ini, Disdik Jawa Barat mencatat sebanyak 26 bangunan sekolah SMA, SMK, hingga SLBN mengalami kerusakan imbas gempa M 5,6 Cianjur. Sebanyak 138 ruang kelas rusak parah terdampak gempa.

Baca Juga: Presiden Jokowi Terima Telephone Dari Sahabatnya Presiden EUA, Sampaikan Belasungkawa Gempa Cianjur

"Saya memantau di SMAN 1 Cianjur. Jadi total dari 26 sekolah itu di 138 ruang kelas, termasuk ruang guru diantaranya rusak berat," kata Dedi.

Dari data yang diterima, 81 ruang kelas dinyatakan rusak ringan, 37 ruang kelas rusak sedang dan 85 ruang kelas rusak berat. Kerusakan parah terjadi di daerah Cugenang dan di daerah Cilaku yang menjadi wilayah yang kena dampak terparah akibat gempa tersebut.

Selain itu, Dedi menyatakan 12 siswa di SMKN 1 Cugenang harus mendapatkan perawatan di Puskesmas akibat gempa tersebut. Total ada 2 siswa yang dinyatakan meninggal dunia berdasarkan data Disdik Jawa Barat.

Baca Juga: Jumlah Korban Jiwa Terkini Gempa Cianjur 268 Orang

Untuk memastikan KBM tetap berjalan, Dedi mengatakan pihaknya menyediakan 3 opsi untuk menyesuaikan kondisi di sekolah tersebut yaitu melalui metode daring, hybrid (luring dan daring) dan juga sistem shift pagi-siang.

Halaman:

Editor: Donita Gerina Tolio

Sumber: detik.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pelaku Bom Bunuh Diri di Bandung Seorang Pria

Rabu, 7 Desember 2022 | 10:41 WIB

BI Jelaskan Mengapa Harus Ada Rupiah Digital

Selasa, 6 Desember 2022 | 07:30 WIB

Waspada, Banyak Berita Hoaks Pasca Gempa Di Garut!

Senin, 5 Desember 2022 | 15:03 WIB
X