• Jumat, 7 Oktober 2022

Warga yang Terkena Proyek Pembangunan Waduk Lambo Terima Uang Ganti Rugi Tahap II

- Kamis, 22 September 2022 | 13:29 WIB
Kanisius Bheo, warga penerima uang ganti rugi proyek pembangunan waduk Lambo
Kanisius Bheo, warga penerima uang ganti rugi proyek pembangunan waduk Lambo

MBAY (eNBe Indonesia) - Warga tiga desa di Kecamatan Aesesa, Aesesa Selatan  dan Kecamatan Nangaroro yang lahannya terkena proyek pembangunan Waduk Lambo telah menerima uang ganti kerugian tahap II.

Ketiga desa yang terkena proyek tersebut adalah Desa Ulupulu di Kecamatan Nangaroro, Desa Labolewa di Kecamatan Aesesa dan Desa Rendu Butowe di Kecamatan Aesesa Selatan.

Salah seorang warga penerima UGR Waduk Lambo-Mbay asal Desa Rendu Butowe, Kanisius Bheo, seperti dikutip victorynews.id, Kamis (22/9) mengaku ikhlas dan mendukung pembangunan Waduk Lambo ini.

Baca Juga: AHY Sindir Presiden Jokowi Tinggal Gunting Pita, Respon Santai Gibran: Malah Bagus!

"Semoga ke depan pembangunan Waduk Lambo ini bisa bermanfaat bagi kami masyarakat Nagekeo seluruhnya lebih khususnya lagi warga masyarakat yang tinggal dekat dengan pembangunan Waduk Lambo tersebut," katanya usai menerima UGR sebesar Rp1 Miliar.

Dia mengucapkan terimakasih kepada Presiden RI Joko Widodo yang telah memperhatikan wilayah Kabupaten Nagekeo. Ia berencana, dengan uang ganti rugi yang diterimanya untuk membeli lahan pertanian yang baru.

Warga lainnya, Arnoldus Aru asal Kelurahan Lape, yang memiliki lahan di wilayah Rendu Butowe mengaku menerima kompensasi ganti rugi senilai Rp971 juta.

Baca Juga: Gelontorkan Dana Miliaran Untuk Trotoar di Margonda, Wali Kota Dituding Menganaktirikan Kawasan Lain di Depok

Arnoldus Aru juga mengapresiasi kepada pemerintah termasuk warga yang telah mengikhlaskan dengan rela lahannya digunakan untuk kepentingan umum.

"Saya juga turut mendukung PSN Waduk Lambo ini yang dicetuskan oleh Pak Presiden RI Joko Widodo," imbuhnya.

Pembayaran uang ganti rugi melalui data validasi dari BPN Kabupaten Nagekeo sebanyak 267 bidang seluas 1.930.587 M2 senilai Rp98. 753.720. 000.

Baca Juga: Pemain Liverpool Thiago Alcantara Tidak Dipanggil ke Timnas Spanyol

Jumlah bidang yang memenuhi ketentuan (Persetujuan LMAN) sebanyak 219 seluas 1.242.435 M2 senilai Rp71.166.630.000, bidang tanah yang dibayarkan sebanyak 164 bidang seluas 1.057.602 M2 senilai Rp56.177.600.000, bidang tanah yang tertunda pembayaran sebanyak 55 bidang seluas 184.833 M2 senilai Rp14.989.030.000.*** 

Editor: Christianus Wai Mona

Sumber: victorynews.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kunjungan Wisman ke Kabupaten Ngada Meningkat

Rabu, 21 September 2022 | 16:36 WIB

Kabupaten Kupang Panen Raya 15 Ton Jagung Hibrida

Jumat, 16 September 2022 | 13:11 WIB

Harga Ikan di Kota Kupang Naik

Kamis, 15 September 2022 | 12:33 WIB

Presiden Jokowi Bagi Bansos di Pasar Langgur

Kamis, 15 September 2022 | 11:04 WIB

Pemkot Kupang Manfaatkan Lahan Kosong Untuk Tanam Cabai

Selasa, 13 September 2022 | 15:25 WIB

PLN Kelola Rumah BUMN Dukung UMKM di Ende

Selasa, 13 September 2022 | 12:13 WIB
X