• Senin, 24 Januari 2022

Polda NTT Sebut Pemeriksaan Lie Detector terhadap Randy Dkk Bisa Menjadi Alat Bukti Baru

- Kamis, 13 Januari 2022 | 11:48 WIB
Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Rishian Krisna. (Tangkapan Layar Youtube/Enbe Indonesia.)
Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Rishian Krisna. (Tangkapan Layar Youtube/Enbe Indonesia.)

KUPANG (eNBe Indonesia) -- Sebanyak enam orang telah diperiksa oleh tim forensik Polda NTT menggunakan lie detector atau alat pendeteksi kebohongan sejak 7 Januari 2022.

Keenam orang tersebut yakni tersangka Randy Badjideh, Santi Mansula, Ira Ua, dan keempat saksi yang belum diketahui identitasnya.

Mereka diperiksa kembali untuk melengkapi petunjuk dalam berkas perkara pembunuhan Astri Manafe dan Lael Maccabee yang dikembalikan Kejati NTT pada 7 Januari lalu.

Baca Juga: Pemuda 25 Tahun dari Kampung Makian, Perkosa Wanita 50 tahun

Kabid Humas Polda NTT kombes Pol Rishian Krisna mengatakan pemeriksaan menggunakan lie detector bisa menjadi alat bukti baru jika nantinya menemukan keterangan baru dan ahli forensik.

"Lie detector ini nantinya akan bisa menjadi alat bukti. Yang pertama, dia menjadi keterangan ahli bilamana sang ahli ini kemudian dilakukan pemeriksaan," katanya dalam acara diskusi yang diselenggarakan Gaharu News Channel, Rabu (12/1).

Dia menambahkan, alat bukti tersebut nantinya akan dihasilkan dalam bentuk surat keterangan ahli yang selanjutnya diberikan kepada penyidik Polda NTT.

Baca Juga: Jack Manafe Sebut Kondisi Rumah Keluarga Korban Sedang Tidak Kondusif, Mohon Doanya!

"Surat petunjuk inilah salah satu hal yang kemudian menjadi keyakinan bagi penyidik bahwa telah terjadi dugaan tindak pidana pembunuhan," imbuhnya.

Halaman:

Editor: Denis DH

Tags

Artikel Terkait

Terkini

OTT di Langkat, KPK Amankan Sejumlah Uang

Kamis, 20 Januari 2022 | 19:30 WIB

Seorang Prajurit Gugur Saat Kontak Senjata di Maybrat

Kamis, 20 Januari 2022 | 19:01 WIB

Pelaku Utama Penusukan Anggota TNI AD Ditangkap

Kamis, 20 Januari 2022 | 16:05 WIB
X