• Senin, 24 Januari 2022

Risiko Hukum Melapor ke KPK

- Jumat, 14 Januari 2022 | 19:35 WIB
Risiko Hukum Melapor ke KPK
Risiko Hukum Melapor ke KPK


DEPOK (eNBe Indonesia) - Beberapa waktu lalu sekelompok orang yang menamakan dirinya Presidium Poros Nasional Pemberantasan Korupsi (PNPK) melaporkan sederet nama populer seperti Ganjar Pranowo, Ahok dan Anies Baswedan ke KPK terkait dengan kasus yang sudah lama terjadi.

Beberapa hari kemudian muncul laporan baru ke KPK yang tidak kalah serunya, karena yang dilaporkan adalah kedua putra Presiden RI Jokowi, Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep.

Pelapor adalah dosen UNJ Ubedilah Badrun, yang juga merupakan aktivis 98 dan simpatisan PKS.

Melihat maraknya fenomena pelaporan kepada KPK ini membuat praktisi hukum C Suhadi  S.H.,M.H. angkat bicara.

Baca Juga: Pemberian Vaksin Booster di NTT Sudah Bisa Dilaksanakan

Ia mengatakan bahwa masyarakat harus memahami bahwa pelaporan yang dibuat menimbulkan risiko hukum yang kerap kali tidak sederhana.

Membuat laporan memang hak sebagai warga negara. Namun secara hukum membuat laporan bukan tidak punya risiko hukum.

Jika tanpa dasar, laporan masuk dalam ranah pidana. Maka setiap pembuat laporan harus mempunyai dasar yaitu adanya dua alat bukti yang mendukung laporan tersebut dan alat bukti tersebut adalah alat bukti yang bersentuhan dengan tindak pidana yang hendak dilaporkan.

Baca Juga: Gempa 6,7 SR Guncang Banten, Beberapa Rumah Warga Pandeglang Rusak Parah

Apabila alat bukti yang menjadi dasar laporan dari bukti yang baru yang akan timbul, belum dapat dikatakan sebagai tindak pidana.

Adapun laporan yang tidak berdasar karena buktinya lemah dan terkesan dipaksakan, menurut Suhadi, dapat masuk dalam kategori membuat laporan palsu sebagaimana diatur dalam Pasal 317 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Dengan rumusan pasal ini, kata dia, sebaiknya setiap orang tidak sembarangan membuat laporan, kecuali didukung dengan fakta-fakta hukum yang dibenarkan untuk itu.

Laporan yang hanya didasarkan pada asumsi akan berakibat fatal.***

Editor: Christianus Wai Mona

Tags

Artikel Terkait

Terkini

OTT di Langkat, KPK Amankan Sejumlah Uang

Kamis, 20 Januari 2022 | 19:30 WIB

Seorang Prajurit Gugur Saat Kontak Senjata di Maybrat

Kamis, 20 Januari 2022 | 19:01 WIB

Pelaku Utama Penusukan Anggota TNI AD Ditangkap

Kamis, 20 Januari 2022 | 16:05 WIB
X