Pelaku Harus Dijerat Hukuman Terberat, DPR Sebut Kasus Astri dan Lael sebagai 'Femisida'

- Kamis, 20 Januari 2022 | 12:05 WIB
Kejati NTT Masih Teliti Berkas Kasus Pembunuhan Astri Manafe dan Lael Maccabee (Facebook/Jecksen Manafe)
Kejati NTT Masih Teliti Berkas Kasus Pembunuhan Astri Manafe dan Lael Maccabee (Facebook/Jecksen Manafe)

JAKARTA (eNBe Indonesia) -- Kasus pembunuhan ibu dan anak di Kupang, Astri Manafe dan Lael Maccabee telah menjadi perhatian nasional. Bahkan sudah sampai ke telinga para wakil rakyat di Parlemen.

Anggota Komisi I DPR RI Dave Laksono pun angkat bicara terkait kasus ini. Dia mengutuk perbuatan biadab pelaku pembunuhan terhadap kedua korban ibu-anak tersebut.

Dia menyebut, peristiwa pembunuhan Astri dan Lael merupakan bentuk femisida, yaitu penghilangan nyawa perempuan atau anak perempuan karena dia perempuan atau karena kekerasan berbasis gender.

Baca Juga: Kasus Astri dan Lael Makin Terang, Jack Manafe Minta Masyarakat Tahan Diri dan Jangan Mendahului APH

"Pembunuhan tersebut menunjukkan kekejian yang luar biasa baik dari motif, pola pembunuhan hingga dampak pada korban dan keluarganya," katanya di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (17/1).

Politikus Partai Golkar ini pun mendesak Kepolisian mengusut tuntas kasus pembunuhan tersebut dengan dengan pidana yang setimpal dengan perbuatan pelaku.

"Saya di DPR RI akan terus memonitor dan mengawasi proses hukum kasus NTT ini sesuai kewenangan dewan yang salah satunya adalah fungsi pengawasan agar tidak terjadi abuse of power dan mencegah terjadinya pelanggaran hak asasi korban dan keluarga yang ditinggalkan," tegasnya.

Baca Juga: Buang Sine Minta Polda NTT Segera Pasang 'Police Line' di Patung Garuda

Pada kesempatan yang sama, Anggota Dewan Pakar Golkar dan Ketua PPK Kosgoro 1957, Henry Indraguna mendukung langkah-langkah penegak hukum untuk mengutamakan supremasi hukum dalam menangani kasus pembunuhan tersebut.

Halaman:

Editor: Denis DH

Sumber: investor.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tersangka Ira Ua Akan Segera Ditahan Hari Ini

Rabu, 25 Mei 2022 | 14:14 WIB

Pendukung ISIS Menyerahkan Diri di Poso

Kamis, 19 Mei 2022 | 11:55 WIB
X