Diduga Ada Bercak Darah Manusia di Gedung Garuda, Polda NTT Diminta Segera Selidiki

- Sabtu, 22 Januari 2022 | 20:16 WIB
Patung Garuda di Kelurahan Alak, Kecamatan Alak, Kota Kupang. (Facebook/Istimewa)
Patung Garuda di Kelurahan Alak, Kecamatan Alak, Kota Kupang. (Facebook/Istimewa)

KUPANG (eNBe Indonesia) -- Dua hari terakhir beredar video di linimasi media sosial yang memperlihatkan adanya bercak darah di lantai di dalam ruangan yang diketahui merupakan Patung Garuda.

Video tersebut diunggah oleh Krisyanto Yen Oni melalui Fanpage-nya, Kamis (20/1). Kris Yen Oni adalah salah satu penggiat media sosial yang cukup keras menyuarakan keadilan dalam kasus pembunuhan Astri Manafe dan Lael Maccabee di Kupang.

Dalam unggahannya, Kris Yen Oni menduga bahwa gedung Garuda yang terletak di Kecamatan Alak, merupakan saksi bisu dari peristiwa pembunuhan Astri dan Lael pada medio Agustus 2021 lalu.

Baca Juga: Buang Sine: Informasi dari Masyarakat Bukan Sekadar Asumsi, Kami Pernah Membuktikannya

"Saksi bisu di gedung Garuda," tulisnya.

Meski rekaman video tersebut belum benar adanya, tetapi dia pun mendesak Kapolda NTT Irjen Pol Setyo Budiyanto agar segera menelusuri petunjuk bercak darah di dalam ruangan di Patung Garuda tersebut.

Dia menduga bahwa Astri dan Lael dihabisi nyawanya di gedung Patung Garuda tersebut. Bercak darah yang tersiram di lantai ruangan, merupakan darah yang keluar dari tubuh kedua korban setelah dihabisi para pelaku.

"Bapak Kapolda Polda NTT tolong lihat ini agar dilakukan pelidikan lebih lanjut," pinta Youtuber asal NTT ini.

Baca Juga: Penelitian Terbaru AS: Vaksin Booster Mampu Atasi Penyebaran Omicron

Halaman:

Editor: Denis DH

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pendukung ISIS Menyerahkan Diri di Poso

Kamis, 19 Mei 2022 | 11:55 WIB
X