• Minggu, 3 Juli 2022

Polisi Kirim Surat Panggilan Kepada Direksi PD Flobamor Terkait Penganiayaan Wartawan

- Kamis, 19 Mei 2022 | 11:43 WIB
Kapolresta Kupang, Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto, menyampaikan keterangan kepada wartawan di Pengadilan Negeri Kupang, Selasa (17/5/2022).  (Nahor Fatbanu victorynews.id )
Kapolresta Kupang, Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto, menyampaikan keterangan kepada wartawan di Pengadilan Negeri Kupang, Selasa (17/5/2022). (Nahor Fatbanu victorynews.id )

KUPANG (eNBe Indonesia) - Tim penyidik dari Polresta Kupang Kota mengirimkan surat penggilan kepada direksi dan dewan komisaris PD Flobamor untuk dimintai keterangan terkait kasus dugaan penganiyaan terhadap wartawan media massa setempat, Fabian Latuan, di Kupang, pada 26 April lalu.

"Penyidik sudah mengirim surat panggilan ke pihak PD Flobamor," kata Kepala Polresta Kupang Kota, Komisaris Besar Polisi Rishian Krisna B, di Kupang, dikutip Antara, Kamis (19/5).

Latuan dianiaya enam orang pria yang tak dia kenali usai menghadiri undangan jumpa pers di Kantor PD Flobamor, suatu BUMD Pemerintah Provinsi NTT. Dalam jumpa pers itu diwarnai dengan perdebatan antara pimpinan BUMD itu dengan sejumlah awak media.

Baca Juga: Pemerintah Belum Akan Lakukan Penyesuaian Harga Pertalite

Usai perdebatan panjang, dia dan rekan-rekannya meninggalkan kantor PT Flobamor mengendarai sepeda motor. Namun sekitar 30 meter, tiba-tiba diserang sejumlah orang yang membuatnya tumbang bersama kendaraan yang ditunggangi.

"Sebelum memukul ada meneriaki nama saya, kemungkinan untuk menjadi tanda bagi pelaku agar mengeroyok dan menganiaya saya di lokasi kejadian," katanya.

Ia yang menderita luka-luka di bagian wajah dan dada telah melaporkan kejadian itu ke Polres Kupang Kota.

Baca Juga: Sebesar 76,7 Persen Masyarakat Puas dengan Kinerja Presiden Jokowi

Krisna menyatakan, polisi saat ini sedang berupaya melengkapi berkas perkara kasus penganiayaan Latuan. Saat ini polisi juga sudah menangkap lima dari enam tersangka pengeroyokan itu beberapa lalu. Empat di antaranya ditangkap di Balikpapan, Kalimantan Timur, dan satu lagi di Kupang.***

Editor: Christianus Wai Mona

Sumber: antaranews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemda DKI Resmi Cabut Izin Holywings di Jakarta

Selasa, 28 Juni 2022 | 11:27 WIB

Kasus Holywings : Hotman Paris Temui ketua MUI

Senin, 27 Juni 2022 | 11:51 WIB
X