• Minggu, 3 Juli 2022

Densus 88 Minta Masyarakat Waspadai Penggalangan Dana Teroris

- Rabu, 25 Mei 2022 | 14:31 WIB
Kabagbanops Densus 88 Antiteror Polri Kombes Pol Aswin Siregar mengatakan, belum ada indikasi ISIS melakukan proses baiat massal di Indonesia. (Sumber: Humas Polri)
Kabagbanops Densus 88 Antiteror Polri Kombes Pol Aswin Siregar mengatakan, belum ada indikasi ISIS melakukan proses baiat massal di Indonesia. (Sumber: Humas Polri)

DEPOK (eNBe Indonesia) - Kepala Bagian Bantuan Operasi (Kabagbanops) Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri Kombes Pol. Aswin Siregar mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada dalam menyalurkan uang sumbangannya supaya tidak tersalurkan ke kelompok teroris.

"Kami mengharapkan masyarakat dapat lebih waspada dalam menyalurkan sumbangan-sumbangan ke organisasi atau kelompok yang tidak dikenal," kata Aswin saat dikonfirmasi di Jakarta, dikutip Antara, Rabu (25/5/2022).

Dia mengatakan ada kemungkinan kelompok teroris lain, seperti Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dan Jamaah Ansharud Daulah (JAD), meniru skema penggalangan dana seperti yang dilakukan Jamaah Islamiyah (JI).

Baca Juga: Marsianus Jawa Minta ASN Bersikap Pasif Dalam Pemilu Mendatang

Tahun 2021, lanjutnya, Densus 88 Antiteror Polri bersama Kementerian Agama (Kemenag) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengungkap adanya pendanaan yang dilakukan kelompok teroris JI. Sejumlah pengurus serta pimpinan yayasan amal milik organisasi terlarang tersebut telah ditangkap.

Senin (23/5), Densus 88 Antiteror Polri menangkap seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Kota Malang, Jawa Timur, berinisial IA (22), karena diduga terlibat dalam melakukan penggalangan dana untuk kelompok ISIS di Indonesia.

Aswin mengatakan pihaknya masih mendalami cara IA melakukan penggalangan dana, yang diduga meniru cara penggalangan dana seperti JI.

Baca Juga: Aniaya Polisi, Dua Orang Pria di Mataram Ditangkap

"Ini sedang dalam penyelidikan Densus. Tidak menutup kemungkinan cara pengumpulan dana yang dilakukan kelompok JI dapat ditiru oleh kelompok lain," tambahnya.

Penyidik masih mendalami keterlibatan tersangka IA dalam kelompok teroris tertentu. Tersangka IA diketahui terhubung dengan salah satu anggota JAD berinisial MR yang telah ditangkap beberapa waktu lalu.

Selain melakukan penggalangan dana, tersangka IA juga terlibat dalam penyebaran konten propaganda ISIS melalui media sosial.

Baca Juga: Tersangka Ira Ua Akan Segera Ditahan Hari Ini


Tidak hanya itu, dari barang bukti yang ditemukan, IA terlibat komunikasi intens dengan tersangka MR. Dalam komunikasi tersebut, IA dan MR membahas soal rencana amaliyah (penyerangan) di fasilitas umum dan kantor-kantor polisi.***

Editor: Christianus Wai Mona

Sumber: antaranews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemda DKI Resmi Cabut Izin Holywings di Jakarta

Selasa, 28 Juni 2022 | 11:27 WIB

Kasus Holywings : Hotman Paris Temui ketua MUI

Senin, 27 Juni 2022 | 11:51 WIB
X