• Selasa, 16 Agustus 2022

PMKRI Maumere Desak Kejari Sikka Selidiki Penyalagunaan Dana BTT

- Senin, 27 Juni 2022 | 09:41 WIB
foto flores.tribunnews.com
foto flores.tribunnews.com


SIKKA (eNBe Indonesia) - Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) St. Thomas Morus Maumere, pada Senin (20/6/22) mendatangi Kejaksaan Negeri Sikka dalam agenda melakukan aksi demonstrasi, meminta pihak Kejari menyelesaikan permasalahan dugaan kasus penyelewengan dana belanja tak terduga (BTT) di lingkup pemerintah kabupaten Sikka.

Terkait penggunaan dana BTT, dimana pemerintah kabupaten Sikka menganggarkannya untuk penanganan bencana alam dan non alam yang dilaksanakan oleh Badan Penanganan Bencana Daerah (BNPB) tahun 2021.

Dana yang dianggarakan senilai Rp19,93 miliar, namun yang terealisasi hanya sebesar Rp13,75 miliar atau 60%.

Baca Juga: Kompak Indonesia Soroti Tajam Korupsi Proyek di Papua

Dalam orasinya, ketua PMKRI cabang Maumere Krisologus Dami meyampaikan beberapa poin yang menjadi perhatian sekaligus tuntutan PMKRI Maumere.

Pertama berkaitan dengan administrasi hukum yang berhubungan dengan dokumen Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) sebagai hasil akhir dar proses penilaian kebenaran, pertanggungjawaban dan kredibilitas .

Kedua berkaitan dengan penegakan hukum, PMKRI menuntut agar Bupati Sikka sebagai kuasa pengguna anggaran harus turut diperiksa oleh kejari, karena ditemukan adanya pengunaan dana yang tidak sesuai dengan perencanaan anggaran penanganan bencana.

Baca Juga: Buntut Vonis Bebas Tukang Siksa Pekerja Migran Indonesia: Usir Dubes Malaysia! Moratorium Pengiriman PMI !

Ketiga berkaitan dengan sasaran dana BTT yang tidak sesuai, dimana dalam pandangan PMKRI  terdapat transaksi peminjaman dana BTT oleh segelintir oknum.

Untuk itu PMKRI mendesak Kejari Sikka untuk memberikan sanksi hukum bagi para pelaku yang sudah terbukti menyalahgunakan dana belanja tak terduga (BTT).

Menanggapi tuntutan dari PMKRI, pihak Kejari Sikka dalam jumpa pers mengatakan bahwa kasus “Perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi Belanja Tidak Terduga (BTT) pada BPBD Kabupaten Sikka Tahun anggran 2021”  sudah dalam penanganan dan masuk dalam tahap penyelidikan.*** (Rovina Aleksandry)

Editor: Adrianus Nulangi Madaala

Tags

Terkini

Indra Kenz Diancam Hukuman 20 Tahun Penjara

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 08:45 WIB

Bharada Eliezer Ganti Pengacara Lagi

Jumat, 12 Agustus 2022 | 15:52 WIB
X