• Sabtu, 8 Oktober 2022

KPK Segera Panggil Dandim Jayawijaya Terkait Kaburnya Bupati Mamberamo Tengah

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 12:04 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri memperlihatkan surat keterangan mengenai Bupati nonaktif Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak yang masuk ke dalam daftar pencarian orang kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (1/8/2022).(Antara/Tri Meilani Ameliya)
Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri memperlihatkan surat keterangan mengenai Bupati nonaktif Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak yang masuk ke dalam daftar pencarian orang kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (1/8/2022).(Antara/Tri Meilani Ameliya)

DEPOK (eNBe Indonesia) - KPK menegaskan segera memanggil Dandim Jayawijaya terkait kaburnya Bupati Memberamo Tengah Ricky Ham Pagawak. Hal ini sejalan dengan langkah KPK yang sudah berkoordinasi dengan Jenderal TNI Dudung Abdurachman selaku KSAD.

Koordinasi itu terkait bantuan pemeriksaan terhadap dua oknum anggota TNI AD. Mereka diduga membantu pelarian Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak ke Papua Nugini.

"Informasi terakhir sudah ada komunikasi terkait pemeriksaan ini. Nanti perkembangan terbaru akan kami sampaikan, terutama waktu pemeriksaannya," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, dikutip RRI, Kamis (11/8/2022).

Baca Juga: Ingin Keluar Grup Tanpa Ketahuan? Ini Fitur Baru Whatsapp

Satu di antara dua oknum TNI AD yang akan dipanggil adalah Dandim 1702/Jayawijaya Letkol CPN inisial AB. Namun waktu pemanggilan terhadap AB belum ditentukan.

"Pastinya KPK mengapresiasi kerja sama dan sinergi dengan TNI. Nanti perkembangannya pasti kami sampaikan," ujar Ali.

Diketahui, Ricky Ham Pagawak ditetapkan sebagai tersangka suap dan gratifikasi terkait pelaksanaan berbagai proyek di Pemerintah Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua.Sejauh ini, KPK belum mengumumkan secara resmi dan detail perkara di Mamberamo Tengah itu.

Baca Juga: Resep Andrika Rachman Penjaga Gawang Timnas U-16 Menangi Adu Penalti

KPK telah mencegah Ricky dan tiga orang lainnya bepergian ke luar negeri selama enam bulan. Terhitung sejak 3 Juni hingga 3 Desember 2022.

Berdasarkan sumber internal di KPK, tiga orang lainnya yang dicekal adalah Simon Pampang, Jusiendra Pribadi Pampang, dan Marten Toding. Mereka semua dari perusahaan swasta yang melakukan suap.

Ricky Pagawak sudah berstatus buronan KPK sejak 15 Juli 2022. Ia berhasil kabur ketika akan dijemput paksa.

Baca Juga: Catatan Prestasi Timnas Indonesia di Ajang Piala AFF U-16

Ricky diduga telah berada di Port Moresby, ibu kota negara Papua Nugini. Ia melarikan diri ke Papua Nugini dengan bantuan ajudannya yang sekarang sudah diamankan Polda Papua.***

Editor: Christianus Wai Mona

Sumber: rri.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPK Blokir Rekening Istri Lukas Enembe

Kamis, 6 Oktober 2022 | 13:20 WIB

Menkopolhukam Pilih 13 Orang Anggota TGIPF

Selasa, 4 Oktober 2022 | 11:13 WIB

Oknum Guru di Nagekeo Cabuli Siswinya

Senin, 3 Oktober 2022 | 16:13 WIB
X