• Kamis, 8 Desember 2022

Belum Ada Titik Terang, Benny Mamoto Usulkan Bentuk Tim Khusus Usut Kematian Mahasiswa UI Akseyna

- Kamis, 6 Oktober 2022 | 14:42 WIB
Akseyna, mahasiswa UI yang jasadnya ditemukan di Danau Kenanga
Akseyna, mahasiswa UI yang jasadnya ditemukan di Danau Kenanga

DEPOK (eNBe Indonesia) - Kasus dugaan pembunuhan terhadap mahasiswa UI Akseyna Ahad Dori alias Ace hingga saat ini belum kunjung menemui titik terang.

Ketua harian Kompolnas Benny Mamoto, seperti dikutip Marsekal Pertama (Purn) Mardoto, ayah almarhum Akseyna mengusulkan dibentuk tim khusus yang melibatkan Polres, dan mungkin juga Polda dan Mabes Polri.

Mardoto  mengatakan bahwa Benny mengusulkan hal itu saat rapat bersama antara dirinya, pihak kepolisian, dan Kompolnas.

Baca Juga: KPK Blokir Rekening Istri Lukas Enembe

“Iya (baru saja dibahas) dengan Polri, ada penyidik dari Polres Depok sama polda, terus ada Kompolnas. Tiga yang hadir membahas penuntasan kasusnya itu,” kata Mardoto saat dikonfirmasi wartawan, dikutip Depok Today, Kamis (6/10).

Dalam pertemuan itu, Mardoto mengajukan semua informasi yang masuk dari netizen.

“Saya serahkan sebagian sih, bukan semua, mendukung tindak lanjut. Kalau dari Pak Benny (Ketua Kompolnas) rencananya mau diusulkan dibentuk tim khusus, di lingkungan Polri melibatkan polres dan polda mungkin dari Mabes Polri,” ujarnya.

Baca Juga: Tokoh Adat Papua Berharap Lukas Enembe Klarifikasi ke KPK

Kemudian, setelah selesai menggali keterangan dari keluarga Mardoto, Kompolnas dan penyidik Polri melanjutkan rapat untuk tindak lanjut kasus ini.

“(Hasil rapat) tentu saja penuntasan kasus ini jangan sampai menjadi kedaluwarsa,” katanya.

Adapun beberapa keterangan yang diserahkan oleh Mardoto untuk mengungkap kasus tewasnya sang anak, di antaranya terkait motif dan nama-nama terduga pelaku.

Baca Juga: Hasil Visum Ungkap Beberapa Luka yang Dialami Lesti Kejora

“Ada dugaan, ada nama-nama, ya silahkan penyidik menggunakan atau tidak. Saya kan bukan penyidik, saya pengumpul informasi, itu (penyidik) Polres Depok. Nama-namanya (terduga pelaku) tidak bisa saya sebutkan, tapi banyak sekali motif-motifnya,” beber Mardoto.

Sekadar informasi, jasad Akseyna ditemukan mengambang di Danau Kenanga, kampus UI, Depok pada Kamis 26 Maret 2015 pagi.

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga mahasiswa Fakultas MIPA UI itu adalah korban pembunuhan.

Baca Juga: Aturan Baru Penggunaan Kartu TransJakarta Menimbulkan Keluhan Para Penggunanya

Beberapa petunjuk di antaranya adalah temuan surat yang diyakini ditulis oleh dua karakter berbeda. Kemudian, ada sejumlah batu di dalam tas ransel yang dikenakan Akseyna.***

Editor: Christianus Wai Mona

Sumber: Depok Today

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BPOLBF Raih Predikat Sebagai Wilayah Bebas Korupsi

Rabu, 7 Desember 2022 | 15:51 WIB

Empat Nelayan Asal NTT Didenda 1.200 Dolar Australia

Selasa, 6 Desember 2022 | 12:35 WIB

Penyidik Periksa Anak dan Istri Ismail Bolong

Kamis, 1 Desember 2022 | 16:09 WIB
X