Sambo Tidak Menyangka Bahwa Kasus Pelecehan Bisa Terjadi Pada Istrinya

- Rabu, 7 Desember 2022 | 15:35 WIB
Panas! Bantah Kesaksian Bharada E, Ferdy Sambo Tantang Adu Kebenaran di Persidangan (Republika/Thoudy Badai)
Panas! Bantah Kesaksian Bharada E, Ferdy Sambo Tantang Adu Kebenaran di Persidangan (Republika/Thoudy Badai)

DEPOK (eNBe Indonesia) - Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, Ferdy Sambo, memaparkan kisah pelecehan yang dilakukan Yosua berdasarkan cerita istrinya, Putri Candrawathi.

"Saya tidak bisa berpikir bahwa ini terjadi pada istri saya, Yang Mulia. Saya tidak bisa berkata-kata apa mendengar penjelasan istri saya itu," kata Ferdy Sambo ketika menyampaikan kesaksian dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jakarta, dikutip Antara, Rabu (7/12).

Ferdy Sambo mengatakan bahwa usai menerima telepon dari Putri Candrawathi pada malam hari tanggal 7 Juli, dirinya bertemu dengan istrinya itu di rumah pribadi mereka di Jalan Saguling, tepatnya setelah Putri kembali dari Magelang, Jawa Tengah.

Baca Juga: Goncalo Ramos Jadi Pemain Terbaik Laga Portugal Kontra Swiss

Dalam pertemuan tersebut, lanjut Sambo, Putri menceritakan bahwa di Magelang Yosua masuk ke kamar Putri saat Putri dalam kondisi tertidur.

"Kemudian, tiba-tiba Yosua sudah ada di depan istri saya, Yang Mulia. Istri saya kemudian kaget, tetapi kemudian Yosua mengancam, Yang Mulia," kata Sambo.

Setelah menyampaikan ancaman tersebut, Sambo mengatakan Yosua memperkosa Putri Candrawathi yang saat itu sedang dalam kondisi sakit.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Rangkaian Pernikahan Kaesang dan Erina

"Kemudian, dia (Yosua) mengancam juga dan menghempaskan istri saya," tambahnya.

Setelah mendengar cerita Putri mengenai perbuatan Yosua itu, Sambo pun mengaku kaget dan tak pernah berpikir bahwa peristiwa yang terjadi di Saguling terjadi sefatal itu.

"Seandainya saya diceritakan malam (tanggal 7 Juli), pasti saya akan melakukan upaya untuk mengamankan istri saya. Saya tidak kuat mendengar (cerita) istri saya. Dia juga menangis waktu itu. Saya emosi sekali, Yang Mulia," ucap Sambo.

Baca Juga: Satu Anggota Polisi Meninggal Karena Bom Bunuh Diri di Bandung

Sambo juga mengungkapkan bahwa selama bercerita, Putri Candrawathi menangis dan mempertanyakan mengapa Yosua berani bertindak sejauh itu. Mantan kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri itu juga mengatakan bahwa Putri sama sekali tidak menyampaikan perbuatan Yosua itu kepada ajudan lain.

"Ini merupakan pukulan berat buat saya, seorang pejabat Polri yang istrinya diperlakukan seperti itu, Yang Mulia," ujar Sambo.***

Editor: Christianus Wai Mona

Sumber: antaranews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPK Kembali Periksa Lukas Enembe

Senin, 30 Januari 2023 | 17:10 WIB

Sebanyak 27 Orang Tewas Akibat Bom di Nigeria

Kamis, 26 Januari 2023 | 16:26 WIB

Polri Hentikan Penggunaan Pelat RF dan Pelat Rahasia

Kamis, 26 Januari 2023 | 12:43 WIB

Pengacara Ferdy Sambo Minta Kliennya Dibebaskan

Rabu, 25 Januari 2023 | 13:05 WIB

Kuat Ma'ruf Tegaskan Tak Tahu Yoshua Akan Dibunuh

Selasa, 24 Januari 2023 | 12:41 WIB
X