• Senin, 24 Januari 2022

Begini Kronologi Penemuan Jasad dan Perjalanan Kasus Ibu dan Bayi di Kupang

- Senin, 29 November 2021 | 16:32 WIB
Astri Evita Seprini Manafe (30) dan Lael Maccabe (1) . (Kolase/Enbe Indonesia.)
Astri Evita Seprini Manafe (30) dan Lael Maccabe (1) . (Kolase/Enbe Indonesia.)

KUPANG (eNBe Indonesia) -- Kematian Astri Evita Seprini Manafe (30) dan Lael Maccabe (1) yang mengenaskan meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga.

Tidak hanya keluarga dekat, publik NTT pun ikut berbelasungkawa atas kepergiaan ibu dan bayi tak berdosa asal Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kupang.

Publik bereaksi keras atas kematian kedua korban serentak mengutuk kekejian pelaku yang tak mengenal perikemanusiaan.

Baca Juga: Polda NTT Klarifikasi Berita Penangkapan Terduga Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang

Perbincangan publik NTT mengenai kasus yang menimpa ibu dan anak ini pun ramai. Hal ini karena kasus ini memang benar-benar menyedot perhatian publik NTT.

Publik tentu ingin mengetahui lebih mendalam mengenai kasus yang menimpa kedua korban. 

Berikut kronologi singkat penemuan jasad dan perjalanan kasus Astri dan Lael dikutip dari Blog Status Berkesan.

Mula-mula, jasad Astri dan Lael ditemukan oleh Obet Nego Benu (29), seorang operator eksavator yang sedang mengerjakan penggalian tanah untuk menanam pipa instalasi air bersih di wilayah RT01/RW01, Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan alak, Kota Kupang.

Baca Juga: Warga Kantongi Inisial Pria yang Diduga Membunuh Ibu dan Bayi di Kupang, Polisi Masih Periksa 24 Saksi

Saat sedang bekerja, kondektur eksavator Semi Leonard Toto (21) menginformasikan kepada Obet bahwa ada bangkai binatang yang terbungkus plastik hitam di bekas galian. Selain mengeluarkan bau tidak sedap, kantong plastik itu dikerubuti banyak lalat.

Halaman:

Editor: Denis DH

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengenal Kaparak, Kuliner Lokal dari Sumba Timur

Sabtu, 22 Januari 2022 | 11:18 WIB

Heboh Pasangan Lesbian di Labuan Bajo Bertunangan

Jumat, 21 Januari 2022 | 13:44 WIB

Kasus DBD di Manggarai Barat Tertinggi di NTT

Selasa, 18 Januari 2022 | 15:09 WIB

KEPADA EMBU (Narasi Puitik Embu Henriguez)

Senin, 17 Januari 2022 | 15:12 WIB
X