• Minggu, 3 Juli 2022

BEM UI Kritisi Persoalan Polusi Udara di Jakarta

- Kamis, 23 Juni 2022 | 15:02 WIB
Polusi udara  (Pixabay)
Polusi udara (Pixabay)

DEPOK (eNBe Indonesia) - Departemen Lingkungan Hidup Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia mengkritisi persoalan polusi udara di Ibu Kota pada HUT ke-495 DKI Jakarta, dan menyebut tiga faktor sebagai penyebab polusi.

"Ada tiga penyebab utama permasalahan udara di Ibu Kota," kata salah satu Tim Kajian dan Advokasi Lingkungan Departemen Lingkungan Hidup Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (DLH BEM UI) Panji Raharjo melalui keterangan tertulis di Jakarta, dikutip Antara, Kamis (23/6).

Tiga penyebab itu, yakni kemacetan lalu lintas, penggunaan energi tidak terbarukan yang dominan dan persoalan sampah yang tak kunjung usai sehingga kian menimbulkan persoalan bagi lingkungan maupun kesehatan masyarakat.

Baca Juga: FORPALNAS Perjuangkan Bridgen Pol (Purn) Anton Tifanoa Jadi Pahlawan Nasional

Guna mengatasi itu, DLH BEM UI merekomendasikan kebijakan strategis dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengatasi tiga akar penyebab tersebut.

Pertama, permasalahan kemacetan Ibu Kota yang dapat ditangani dengan mempertegas peraturan mengenai pembatasan penggunaan kendaraan berbahan bakar fosil, meningkatkan kualitas layanan umum untuk menerapkan sistem "pull and push" dan mendorong elektrifikasi kendaraan bermotor sebagai mode transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Kedua, penggunaan energi tidak terbarukan yang dominan dapat ditangani dengan mengakselerasi penyusunan peraturan pelaksanaan yang mendukung pengembangan energi baru terbarukan (EBT) melalui Rencana Umum Energi Daerah (RUED) Provinsi DKI Jakarta.

Baca Juga: Ibunda Anies Baswedan dan Anak Kandungnya Terinfeksi COVID-19

Kegiatan tersebut, menurut Panji, dapat melibatkan masyarakat dalam pengembangan dan penerapan EBT serta mengintensifkan riset dan pengembangan yang dapat mendukung progres lokalisasi EBT.

Ketiga, permasalahan sampah yang tak kunjung usai yang dapat ditangani dengan menerapkan konsep "circular economy" untuk mengurangi timbulan sampah dan meningkatkan tingkat daur ulang serta meningkatkan kapasitas penyediaan Unit Pengelolaan Sampah (UPS) yang lebih merata.

Koordinator Bidang Sosial Lingkungan BEM UI Amira Widya Damayanti menyatakan, pihaknya berkomitmen mengawal permasalahan polusi udara di DKI Jakarta.

Baca Juga: Kemenkop UKM Laporkan Sebanyak 80 UMKM Bertahan Selama Pandemi

Amira menilai UI sebagai kampus yang berada di sekitar Ibu Kota memiliki kewajiban untuk turut berperan menanggulangi permasalahan yang melanda DKI Jakarta.

"Diharapkan dapat menjadi pertimbangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam perumusan kebijakan ke depannya," kata Amira.

Pada kesempatan itu, DLH BEM UI merilis infografis berjudul “Di Balik Hajatan Warga Ibu Kota: Terdapat Permasalahan Udara yang Belum Pantas Untuk Disyukuri” bertepatan dengan peringatan HUT ke-495 DKI Jakarta pada Rabu.***

Editor: Christianus Wai Mona

Sumber: antaranews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menpan RB Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia

Jumat, 1 Juli 2022 | 12:17 WIB

Gempa Magnitudo 5.0 Guncang Kupang

Rabu, 29 Juni 2022 | 12:03 WIB

Rudal Rusia Hantam Mal di Ukraina 13 Orang Tewas

Selasa, 28 Juni 2022 | 15:12 WIB

Victor Ajak IBI NTT Perangi Stunting

Jumat, 24 Juni 2022 | 14:59 WIB

Gempa di Afghanistan, Sekitar 1000 Orang Tewas

Kamis, 23 Juni 2022 | 16:11 WIB
X