• Selasa, 16 Agustus 2022

Rudal Rusia Hantam Mal di Ukraina 13 Orang Tewas

- Selasa, 28 Juni 2022 | 15:12 WIB
Sebuah kompleks hotel yang hancur oleh rudal Rusia selama invasi ke Ukraina digambarkan di Odesa, Ukraina, Minggu (8/5/2022). (REUTERS/Igor Tkachenko/foc/sad. (REUTERS/STRINGER)
Sebuah kompleks hotel yang hancur oleh rudal Rusia selama invasi ke Ukraina digambarkan di Odesa, Ukraina, Minggu (8/5/2022). (REUTERS/Igor Tkachenko/foc/sad. (REUTERS/STRINGER)

DEPOK (eNBe Indonesia) - Dua rudal Rusia menghantam dilaporkan menghantam mal yang ramai di Kota Kremenchuk, Ukraina tengah pada Senin (27/6), menewaskan sedikitnya 13 orang dan melukai 50 orang lainnya.

Presiden Volodymyr Zelenskiyy mengatakan lebih dari 1.000 orang berada di pusat perbelanjaan pada saat serangan itu, yang menurut para saksi menyebabkan kebakaran besar dan kepulan asap hitam.

Seorang reporter Reuters melihat sisa-sisa hangus dari sebuah kompleks perbelanjaan dengan atap yang runtuh. Petugas pemadam kebakaran dan tentara menarik potongan logam yang hancur saat mereka mencari korban selamat.

Baca Juga: Presiden Jokowi Ajak Negara G7 Berinvestasi Energi di Indonesia

"Bahkan tidak mungkin membayangkan jumlah korban ... Tidak ada gunanya mengharapkan kesopanan dan kemanusiaan dari Rusia," tulis Zelenskiyy di aplikasi perpesanan Telegram, seperti dikutip Antara, Selasa (28/6).

Gubernur wilayah Poltava tengah Dmytro Lunin menulis di Telegram bahwa 13 orang kini telah dipastikan tewas akibat serangan itu.

Menurut dia, masih terlalu dini untuk membicarakan keseluruhan jumlah korban tewas ketika tim penyelamat terus mencari di antara puing-puing.

Baca Juga: Kejati NTB Tetapkan 3 Tersangka Kasus Korupsi Bansos Senilai Rp 2,3 Miliar

Lunin juga menulis di Telegram bahwa 21 orang telah dirawat di rumah sakit, dan 29 orang lainnya telah diberikan pertolongan pertama tanpa rawat inap.

"Ini adalah tindakan terorisme terhadap warga sipil," kata dia secara terpisah, menunjukkan tidak ada target militer di dekatnya yang bisa menjadi sasaran Rusia.

Kremenchuk, sebuah kota industri berpenduduk 217.000 jiwa sebelum invasi Rusia pada 24 Februari 2022 ke Ukraina, terletak di Sungai Dnipro di wilayah Poltava dan merupakan lokasi kilang minyak terbesar Ukraina.

Baca Juga: BPBD Ingatkan Nelayan Waspadai Cuaca Buruk di Perairan NTT

Komando angkatan udara Ukraina mengatakan mal di kota itu dihantam oleh dua rudal jarak jauh X-22 yang ditembakkan dari pembom Tu-22M3 yang terbang dari lapangan terbang Shaykovka di wilayah Kaluga, Rusia.***

Editor: Christianus Wai Mona

Sumber: antaranews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kasus Covid-19 di Jakarta Terus Turun

Senin, 15 Agustus 2022 | 17:16 WIB

Jumlah Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Berkurang

Rabu, 3 Agustus 2022 | 15:24 WIB
X