• Jumat, 7 Oktober 2022

Lia Natalia, Wartawati Yang Memilih Berkebaya Setiap Hari, Telah Sewindu Berkebaya

- Minggu, 18 September 2022 | 11:50 WIB
Lia Natalia
Lia Natalia


DEPOK (eNBe Indonesia) - Sulit membayangkan seorang wanita cantik dengan profesi wartawati atau jurnalis memilih berkostum kebaya dalam aktivitas setiap hari. Tentu jarang juga, perempuan pada umumnya mau berkebaya setiap hari.

Entah apa yang menginspirasi, Lia Natalia, wanita cantik dan sexy berprofesi wartawati ini, memutuskan mengenakan kebaya setiap hari, dan sudah berjalan selama 8 tahun atau sewindu.

"Delapan tahun lalu, keputusan berkebaya dan berkain untuk aktivitas sehari-hari bulat diputuskan setelah masa percobaan di dua akhir pekan sebelumnya," tulis Lia di laman facebook hari ini.

"Sewindu Sudah (17 Sep. 2014 - 17 Sep. 2022). Setelah waktu berlalu, delapan tahun kemudian masih bahagia berkebaya dan berkain dengan bonus banyak teman dan saudara baru sepanjang perjalanan dan setidaknya ikut berkontribusi merayakan Indonesia dengan bahagia dan santai," demikian Lia menggoreskan pengalaman berkebaya selama sewindu itu.

Baca Juga: Bajawa Kopi Flores, Hadir dengan Kuliner dan Kopi Khas NTT, Bioskop Tua di Depok di Sulap Jadi Kedai Kopi

Tentu, Lia praktis tidak berkunjung ke mall untuk berbelanja pakaian moderen, sebaliknya stok kebayanya tentu sudah penuh, lebih dari 5 lemari pakaian.

Lia Natalia, Wartawati Yang Memilih Berkebaya Setiap Hari, Telah Sewindu Berkebaya


"Terima kasih buat semua orang baik yang telah menyertai perjalanan spiritual budaya ini. Semoga langkah kecil kita yang dibumbui konsistensi yang bahagia, semangat baik, pikiran baik sebagai kontribusi buat tanah air tercinta selalu direstui semesta," tulis Lia.

Tiga tahun terakhir ini, gerakan berkebaya sangat masif, muncul di seluruh wilayah pulau Jawa, juga pulau lain seperti Sumatera, bahkan luar negeri.

Dunia perlu mengetahui dan mengakui bahwa Kebaya adalah warisan budaya berbusana dari leluhur Nusantara yang sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Untuk itu perlu dimulai langkah-langkah untuk mendaftarkan Kebaya ke UNESCO sebagai warisan budaya tak benda asal Indonesia (Kebaya Goes to UNESCO).***

Editor: Adrianus Nulangi Madaala

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Provinsi NTT Punya 86 Bahasa Daerah

Kamis, 6 Oktober 2022 | 16:13 WIB

Benarkah Minum Kopi Bisa Menurunkan Berat Badan?

Selasa, 4 Oktober 2022 | 15:38 WIB

Konser 1000 Sasando di Labuan Bajo Masuk Rekor Muri

Kamis, 29 September 2022 | 11:27 WIB
X