• Jumat, 7 Oktober 2022

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Rumah Adat di Sumba Barat Daya

- Rabu, 21 September 2022 | 16:48 WIB
polisi tinjau lokasi kebakaran rumah adat di Sumba Barat Daya
polisi tinjau lokasi kebakaran rumah adat di Sumba Barat Daya

KUPANG (eNBe Indonesia) - Tim penyidik dari Polres Sumba Barat Daya menyelidiki penyebab terbakarnya puluhan rumah di kampung adat Wainyapu, Desa Wainyapu, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT, yang terjadi pada Selasa (20/9).

Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya Iptu Yohanes Bala dihubungi dari Kupang, Rabu, (21/9/2022) mengatakan bahwa upaya penyidikan untuk mencari tahu penyebab kebakaran masih terus dilakukan.

"Yang kami tahu bahwa api berasal dari salah satu rumah adat tanpa penghuni yang kemudian menjalan ke rumah yang lain," katanya, dikutip Antara, Rabu (21/9).

Baca Juga: Kunjungan Wisman ke Kabupaten Ngada Meningkat

Sejumlah saksi sudah dipanggil untuk diperiksa soal terbakarnya puluhan rumah adat yang pernah dibantu pembangunannya oleh pemerintah setempat dan juga oleh pihak swasta.

Aparat kepolisian setempat juga sudah mendata dan memastikan bahwa total rumah di kampung adat itu yang terbakar mencapai 23 unit rumah.

"Dengan kerugian kurang lebih mencapai Rp2 miliar dan korban jiwa tidak ada," ujar dia.

Baca Juga: Lukas Enembe Jawab Tantangan KPK Untuk Buktikan Sumber Uang di Rekeningnya

23 rumah di kampung adat itu tambah dia adalah rumah dari 12 suku yang ada di daerah itu.

Puluhan rumah yang yang terbakar itu juga kata dia semuanya beratapkan alang-alang sehingga mudah terbakar. Selain itu itu puluhan rumah itu berdindingkan bambu dan tiang rumah dari kayu Kadimbi.

Beberapa dokumen penting yang ikut terbakar adalah Ijazah SD hingga SMA atas nama Nalwi, serta sertifikat tanah atas nama Thomas Teda Wonda.

Baca Juga: JPU Dakwa Mayor Isak Sattu Melanggar HAM Berat di Paniai

Ada pula ijazah dan dokumen penting lain milik beberapa warga yang rumahnya terbakar juga dilaporkan ikut hangus akibat kejadian tersebut.***

Editor: Christianus Wai Mona

Sumber: antaranews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Provinsi NTT Punya 86 Bahasa Daerah

Kamis, 6 Oktober 2022 | 16:13 WIB

Benarkah Minum Kopi Bisa Menurunkan Berat Badan?

Selasa, 4 Oktober 2022 | 15:38 WIB

Konser 1000 Sasando di Labuan Bajo Masuk Rekor Muri

Kamis, 29 September 2022 | 11:27 WIB
X