BMKG Imbau Warga NTT Jangan Mudah Percaya Isu Gempa Bumi

- Kamis, 1 Desember 2022 | 14:03 WIB
Kantor BMKG NTT di Kota Kupang.
Kantor BMKG NTT di Kota Kupang.

KUPANG (eNBe Indonesia) - Kepala Stasiun Geofisika Kupang Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Margiono mengimbau warga di Nusa Tenggara Timur (NTT) agar jangan mudah percaya pada informasi yang berisi prediksi akan terjadi gempa bumi di provinsi setempat.

"Sampai sekarang tidak ada alat yang dapat memprediksi kejadian gempa bumi secara akurat kapan, di mana, dan berapa kekuatannya. BMKG tidak pernah mengeluarkan informasi prediksi gempa bumi," katanya dalam keterangan yang di Kupang, dikutip Antara, Kamis (1/12).

Ia mengatakan imbauan tersebut untuk menanggapi keresahan masyarakat di NTT tentang informasi potensi gempa bumi yang dapat menimbulkan tsunami dengan ketinggian lebih dari 3 meter.

Baca Juga: Berikut Bocoran Persiapan Yudo Margono Jelang Pelantikan Menjadi Panglima TNI

Margiono menjelaskan NTT merupakan daerah kepulauan yang dikelilingi oleh patahan-patahan (sesar) mulai dari barat dan selatan (Zona Megathrust), Utara (Flores Back Arc Thrust) dan beberapa patahan-patahan lokal lainnya yang masih aktif.

Dengan demikian NTT memiliki potensi terhadap bahaya gempa bumi yang merusak dan tsunami. Hal ini didukung dengan histori kejadian yang dimana daerah NTT pernah dilanda 12 kali kejadian tsunami sejak tahun 1891-2022.

Ia menjelaskan berdasarkan kajian dan analisis pemodelan simulasi tsunami dengan skenario potensi terburuk yang dilakukan oleh para ahli, bahwa NTT memiliki potensi gempa bumi dengan kekuatan magnitude 8.5 di daerah Selatan Sumba dan magnitudo 7.4 di utara Flores.

Baca Juga: Kasus Pencemaran Nama Baik Dewi Persik, Polisi Kedepankan Keadilan Restoratif

"Tetapi ini adalah potensi dan bukan prediksi. Sehingga kapan terjadinya tidak ada yang tahu," katanya.

Margiono mengimbau masyarakat NTT agar tidak perlu panik dan tetap waspada dengan melakukan upaya mitigasi struktural dan non struktural dengan membangun bangunan tahan gempa, melakukan tata ruang jalur evakuasi.

Selain itu membekali diri dan mengedukasi orang-orang di sekitar terkait cara-cara melakukan penyelamatan diri terhadap kejadian gempa bumi dan tsunami.

Baca Juga: Atlet E-Sport Dari Berbagai Dunia Tiba Di Bali, Siap Bertanding IESF 14th World E-Sport Champion 2022

"Masyarakat diharapkan untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing isu prediksi gempa bumi yang beredar. Apabila ingin mengetahui lebih jelas dapat menghubungi kami di nomor whatsapp 08113832687," katanya.***

Editor: Christianus Wai Mona

Sumber: antaranews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

7 Brand Jam Tangan Wanita Murah dan Berkualitas

Rabu, 25 Januari 2023 | 16:04 WIB

Manfaat Minum Air Tebu Untuk Kesehatan Tubuh

Selasa, 24 Januari 2023 | 14:58 WIB

Imlek di Indonesia dari Masa ke Masa

Senin, 23 Januari 2023 | 17:25 WIB

In Memoriam Romo Alfons Suhardi OFM

Kamis, 12 Januari 2023 | 15:44 WIB

Begini Manfaat Mendaki Gunung bagi Kehidupan

Sabtu, 7 Januari 2023 | 18:17 WIB

Jenazah Pele Dimakamkan di Santos

Selasa, 3 Januari 2023 | 15:51 WIB
X