• Minggu, 3 Juli 2022

Liga Inggris Resmi Restui Proses Akuisisi Chelsea

- Rabu, 25 Mei 2022 | 11:28 WIB
Proses Akuisisi Chelsea telah disetujui oleh pihak Liga Inggris (Foto: Instagram @chelseafc)
Proses Akuisisi Chelsea telah disetujui oleh pihak Liga Inggris (Foto: Instagram @chelseafc)

DEPOK (eNBe Indonesia) - Pihak Liga Primer Inggris dilaporkan sudah merestui proses akuisisi Chelsea oleh konsorsium yang dipimpin miliarder Amerika, Todd Boehly dari pemilik sebelumnya, Roman Abramovich.

Kabar tersebut diumumkan langsung oleh Premier League melalui laman resminya, Rabu (25/5/2022). Kesepakatan pembelian ini sudah melalui Uji Pemilik dan Direktur Liga Primer, dengan pihak pemerintah Inggris bakal memfasilitasi transaksi finansialnya.

"Hari ini Dewan Liga Primer telah menyetujui pengambilalihan Chelsea Football Club yang diajukan oleh Konsorsium Todd Boehly / Clearlake," bunyi pernyataan resmi Liga Primer seperti ditulis dalam laman premierleague.com, dikutip RRI, Rabu (25/5).

Baca Juga: Bursa Transfer: Madrid Buru Tanda Tangan Sterling Setelah Gagal Rekrut Mbappe

"Pembelian ini tetap menantikan lisensi penjualan yang diperlukan keluaran pemerintah dan penyelesaian transaksi tahap akhir yang memuaskan."

"Pihak Dewan telah menjalankan Uji Pemilik dan Direktur Liga Primer (OADT) kepada semua calon Direktur, dan telah melaksanakan uji kelayakan yang diperlukan."

"Anggota Konsorsium pembeli Chelsea adalah afiliasi dari Clearlake Capital Group, L.P., Todd Boehly, Hansjorg Wyss, dan Mark Walter."

Baca Juga: Mbappe Bantah Punya Hak Istimewa di PSG

"Chelsea FC kini bakal bekerja sama dengan pemerintah yang relevan untuk mengamanakn lisensi yang diperlukan demi menyelesaikan pengambilalihan."

Proses akuisisi ini dilaporkan bakal memakan biaya £4,25 miliar (Rp77 Triliun), dengan nilai penjualan klub London barat itu sebesar £2,5 miliar (Rp45 Triliun), plus kesepakatan untuk menyuntikkan investasi senilai £1,75 untuk Chelsea selama 10 tahun ke depan.

Uang hasil penjualan Chelsea bakal disimpan di sebuah rekening bank Inggris yang dibekukan, dengan Abramovich telah mengkomunikasikan niatnya untuk mendonasikannya 100 persen kepada korban perang Rusia-Ukraina.

Baca Juga: AS Roma akan Bertemu Feyenoord pada Babak Final Perdana Liga Konferensi

Namun, pemerintah Inggris harus memberi lampu hijau agar uang yang berada di rekening tersebut bisa digunakan untuk donasi kepada korban perang mengingat statusnya sebagai individu yang sedang disanksi.

Sanksi tersebut dijatuhkan pemerintah Inggris setelah Abramovich diduga memiliki kedekatan dengan Kremlin, dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Masih ada pengecekan yang mesti dilakukan di Uni Eropa dan di Portugal karena Abramovich punya paspor Portugal, tetapi diprediksi bakal diberi lampu hijau.

Baca Juga: Imbas Dollar Turun, Harga Emas Naik

Selain itu, dengan adanya pemilik baru, mereka sepakat untuk berinvestasi pada peremajaan Stamford Bridge, akademi, Tim Chelsea Wanita, dan Kingsmeadow (kandang tim wanita) dan terus membiayai Chelsea Foundation.

Chelsea bakal menggunakan model bergaya Liverpool, dengan data sebagai dasar pengambilan keputusan.

Boehly disebut memiliki rancangan terperinci untuk stadion tim utama, meningkatkan level kandang mereka agar setara dengan stadion-stadion top Eropa lainnya.

Baca Juga: Korban Penembakan di Texas Bertambah Menjadi 18 Anak dan 3 Dewasa

Sebagai langkah awal, Tuchel bakal meminta bek sentral baru dan kubu Boehly berniat memperpanjang kontrak pemain-pemain kunci termasuk Mason Mount dan Reece James.***

Editor: Christianus Wai Mona

Sumber: rri.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gregoria Tersingkir dari Malaysia Open

Kamis, 30 Juni 2022 | 14:26 WIB

Slovakia Lolos ke Piala Dunia U-20

Rabu, 29 Juni 2022 | 11:03 WIB

Liga Perancis: Galtier Segera Tangani PSG

Rabu, 29 Juni 2022 | 09:59 WIB
X