Tata Cara dan Syarat Membuat Kartu Indonesia Pintar Untuk Dapat Bantuan Program Indonesia Pintar

- Jumat, 9 Desember 2022 | 14:01 WIB
Kartu Indonesia Pintar
Kartu Indonesia Pintar

DEPOK (eNBe Indonesia) - Wajib tahu tata cara dan syarat membuat Kartu Indonesia Pintar (KIP) 2023 agar dapatkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa SD, SMP, SMA dan SMK. Simak langkah-langakahnya berikut ini.

Sebagai informasi Kartu Indonesia Pintar (KIP) digunakan untuk memperoleh bantuan pendidikan PIP Kemdikbud dan BL Anak Sekolah. KIP 2023 diperuntukkan bagi keluarga miskin dan rentan miskin yang ingin menyekolahkan anaknya yang berusia 7-18 tahun secara gratis.

Selain itu, KIP diberikan sebagai tanda yang menjamin serta memastikan seluruh anak usia sekolah 6 sampai 21 tahun dari keluarga pemegang KKS untuk mendapatkan manfaat Program Indonesia Pintar atau PIP Kemendikbud bila terdaftar di Sekolah.

Baca Juga: BRI Beri Bantuan Senila Rp500 Juta Untuk Kembangkan Pariwisata di Nagekeo

Di sisi lain KIP 2023 juga diperuntukkan untuk anak usia sekolah yang tidak berada di sekolah seperti Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial, seperti anak-anak di Panti Asuhan, anak jalanan, dan pekerja anak dan difabel.

Bagi yang mendapat KIP akan diberikan dana tunai dari pemerintah secara reguler yang tersimpan dalam fungsi kartu KIP untuk bersekolah secara gratis tanpa biaya.
Syarat Membuat KIP 2023

Berikut syarat lengkap membuat Kartu Indonesia Pintar (KIP) 2023, yakni

Baca Juga: Festival Kopi Robusta Digelar di Sumba

   . Kartu Keluarga (KK)
   . Akta Kelahiran
   . Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM)
   . Raport hasil belajar siswa
   . Surat pemberitahuan penerima bantuan siswa miskin dari Kepala Sekolah/Madrasah

Berikut tata cara membuat KIP 2023 bagi siswa SD,  SMP, SMA dan SMK

Berkas yang telah disiapkan sebagai syarat membuat KIP di atas, kemudian dibawa dan didaftarkan melalui cara berikut ini:

Baca Juga: BWF Tour Finals 2022: Hasil Pertandingan Pemain Indonesia Hari Kedua

  1.  Daftar ke sekolah dengan membawa KKS

Pertama, siswa mendatangi dan mendaftar ke sekolah atau lembaga pendidikan terdekat dengan membawa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) orang tuanya yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Bagi siswa yang tidak memiliki KKS, orang tuanya dapat meminta Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari RT/RW dan Kelurahan/Desa terlebih dahulu untuk melengkapi syarat pendaftaran.

Baca Juga: Prabowo Berpeluang Menang Dalam Pilpres 2024, Namun Ada Syaratnya!

Jika sudah memiliki KKS atau SKTM, segera hubungi pihak sekolah atau lembaga pendidikan terdekat untuk melakukan pendaftaran KIP.

  2.  Sekolah akan mengusulkan nama siswa calon penerima KIP ke dinas pendidikan

Jika sudah, sekolah atau lembaga pendidikan terdekat akan mencatat dan mengusulkan nama peserta didik untuk menjadi calon penerima KIP ke Dinas Pendidikan/Kementerian Agama kabupaten/kota setempat.

Baca Juga: Kepala Polisi Ditahan Terkait Tewasnya Pria Iran yang Rayakan Kekalahan Timnasnya di Piala Dunia

Disdik/Kemenag kabupaten/kota mengirim data/rekapitulasi pengajuan calon ke penerima KIP ke Kemdikbud/Kemenag.

  3.  Sekolah mendaftarkan calon peserta penerima KIP ke Dapodik

Selanjutnya, sekolah akan mendaftarkan calon peserta KIP ke aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Jika lolos seleksi, maka Kemendikbud/Kemenag akan mengirimkan KIP kepada calon penerima KIP.

Baca Juga: Momentum Haru Erina, Calon Istri Kaesang Keika Meminta Restu Ibunda Untuk Menikah

Apabila siswa telah memiliki KIP, siswa bisa mengecek apakah nama siswa terdaftar sebagai penerima bantuan PIP dari Kemendikbud atau BLT anak sekolah dari Kemensos.

Berikut cara cek penerima bantuan PIP dari Kemendikbud, yakni:

   . Kunjungi situs pip.kemdikbud.go.id
   . Scroll ke bawah dan isi kolom ‘Cari Penerima PIP’
   . Isi NISN dan Nama Ibu Kandung yang tersedia di kolom tersebut
   . Lalu klik ‘Cari’

Baca Juga: Preview Pertandingan Perempat Final Piala Dunia Qatar Antara Argentina Kontra Belanda 

Apabila ada kendala atau masalah yang dialami siswa SD hingga SMK baik pendaftaran, penggunaan KIP, dan pencairan bantuan PIP, bisa lapor aduan ke laman kemdikbud.lapor.go.id.

Berikut cara mengisi laporan aduan di laman resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terkait KIP dan PIP, yakni:

1.    Buka laman kemdikbud.lapor.go.id dan kemudian login.
2.    Masukkan dan isi pilihan tipe laporan sebagai “Pengaduan”.
3.    Masukkan dan isi setiap kolom yang bertanda asterik (*).
4.    Pengirim laporan bisa memilih akan mengirimkan secara Anonim atau Rahasia. Atau bisa tidak memilih keduanya.
5.    Setelah itu lampirkan data atau lampiran yang dapat mendukung pengaduan Anda. (Kartu KIP).
6.    Klik “Lapor” maka aduan pengirim akan tersampaikan kepada instansi Kemdikbud.

Baca Juga: Sembuh Dari Leukimia, Putri Tunggal Denada Jalan-Jalan Bersama Para Sepupunya!

Berikut update data jumlah alokasi penerima PIP dan total siswa yang telah menerima PIP per tanggal 6 Desember 2022 yanng dikutip dari laman resmi pip.kemdikbud.go.id.

Alokasi yang tersedia untuk dana PIP 2022:

SD: 10.360.614 siswa

SMP: 4.369.968 siswa

SMA: 1.367.559 siswa

SMK: 1.829.167 siswa

Total yang berhak menerima dana PIP 2022: 17.927.308 siswa.

Halaman:

Editor: Christianus Wai Mona

Sumber: kilas24.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

UI Pertahankan Akreditasi Unggul dari BAN-PT

Selasa, 17 Januari 2023 | 14:38 WIB

Guru SDN Pondok Cina 1 Kembali Hadir di Sekolah

Senin, 5 Desember 2022 | 12:18 WIB

320 Ribu Guru Honorer akan Diangkat Jadi PPPK

Sabtu, 3 Desember 2022 | 17:16 WIB

Hari Ini Hari Guru, Begini Sejarahnya

Jumat, 25 November 2022 | 12:23 WIB
X