• Selasa, 16 Agustus 2022

Sekjen PDIP Tegaskan Komitmen Kader Antikorupsi

- Senin, 27 Juni 2022 | 15:55 WIB
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memberikan sambutan pada sosialisasi dan pembekalan antikorupsi kepada pengurus PDIP dari tingkat pusat hingga daerah lewat Program Politik Cerdas Berintegritas Terpadu 2022 di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Senin (27/6/2022).(Antara/HO-PDIP)
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memberikan sambutan pada sosialisasi dan pembekalan antikorupsi kepada pengurus PDIP dari tingkat pusat hingga daerah lewat Program Politik Cerdas Berintegritas Terpadu 2022 di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Senin (27/6/2022).(Antara/HO-PDIP)

DEPOK (eNBe Indonesia) - Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan komitmen kader PDIP untuk tidak melakukan korupsi dengan membacakan isi surat pernyataan para kepala/wakil kepala daerah PDIP di hadapan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
 
Hasto mengatakan hal itu saat mengikuti sosialisasi dan pembekalan antikorupsi kepada pengurus PDIP dari tingkat pusat hingga daerah lewat Program Politik Cerdas Berintegritas (PCB) Terpadu 2022 yang digelar di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, di Kawasan Kuningan, Jakarta Pusat, Senin.
 
Ia menjelaskan surat itu wajib ditandatangani para kepala daerah sebagai wujud komitmen partai melalui instruksi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Baca Juga: Kejagung dan BPKB Bentuk Tim Untuk Audit Tata Kelola Kelapa Sawit
 
Hasto mengatakan Megawati selalu memperingatkan kader PDIP untuk tidak melakukan tindak pidana korupsi.
 
"Kemarin, di rapat kerja nasional PDIP, hal itu kembali diingatkan Megawati," kata Hasto dalam siaran persnya, seperti dikutip Antara, Senin (27/6).
 
Megawati berpesan kepada kepala/wakil kepala daerah untuk menjadi pemimpin, bukan pejabat sehingga harus memiliki tanggung jawab, tidak korupsi, dan melayani masyarakat.

Baca Juga: Teka-Teki Nama-Nama Calon Presiden Yang Bakal diusung PDIP
 
"Kami ditugaskan oleh Ibu Mega untuk betul-betul agar seluruh kader PDIP memiliki komitmen kuat melalui program pencegahan korupsi dari KPK. Politik cerdas berintegritas dan terpadu. Ini adalah komitmen kami yang ditandatangani para kepala daerah yang akan diikuti seluruh anggota legislatif dan struktural partai kami," papar Hasto.
 
Untuk diketahui, surat pernyataan itu diteken 215 kepala/wakil kepala daerah saat mengikuti rapat koordinasi di Sekolah Partai PDI Perjuangan, Jakarta Selatan, Kamis (16/6).
 
Ia membacakan beberapa poin surat pernyataan tersebut, yakni berperan proaktif untuk mencegah dan/atau memberantas korupsi, kolusi, nepotisme, dan tidak melibatkan diri dalam perbuatan tercela.

Baca Juga: Gubernur Anies Janjikan Gratis Pengurusan Dokumen Sehubungan Dengan Penggantian Nama Jalan
 
Selain itu, lanjut dia, tidak membuat janji dan/atau menerima janji apa pun secara Iangsung atau tidak Iangsung dari pihak mana pun sehubungan dengan kewenangan dan/atau jabatan yang dimiliki, tidak meminta atau menerima pemberian secara Iangsung atau tidak Iangsung berupa barang, hadiah atau bentuk lainnya yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.
 
"Partai tak melakukan pembelaan terhadap mereka yang menyalahgunakan wewenang," katanya usai membacakan beberapa poin surat pernyataan.
 
Dia sempat menyampaikan salam kepada awak KPK di acara sosialisasi yang dipimpin Ketua KPK Firli Bahuri.

Baca Juga: Sekjen Kemenpan Usul Pemerintah Luncurkan Anggaran Sebesar 4,6 Trilllun Untuk Penanganan PMK
 
Hasto menceritakan bahwa saat mendengar agenda ini, Megawati langsung menginstruksikan agar pendidikan ini diikuti secara daring oleh para kader PDIP dari seluruh daerah.
 
Pada di acara itu, ratusan pengurus daerah PDIP hadir secara virtual melalui layanan telekonferensi yang disediakan. Hasto sendiri hadir di lokasi bersama Bendahara Umum Olly Dondokambey, serta Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat, I Made Urip, Mindo Sianipar, dan Eriko Sotarduga.***

Editor: Christianus Wai Mona

Sumber: antaranews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tiga Parpol Anggota KIB Daftar Bareng ke KPU

Rabu, 10 Agustus 2022 | 12:21 WIB

Ribuan Warga Makssar Dukung Ganjar Maju Capres 2024

Senin, 8 Agustus 2022 | 14:49 WIB

Menkopolhukam Minta KPU Bekerja Profesional

Selasa, 2 Agustus 2022 | 14:59 WIB
X