• Kamis, 8 Desember 2022

Thailand Angkat Gubernur Perempuan Muslim Pertama Pimpin Wilayah Pattani

- Jumat, 18 November 2022 | 12:35 WIB
Pateemoh Sadeeyamu, Gubernur Perempuan Muslim Pertama di Thailand
Pateemoh Sadeeyamu, Gubernur Perempuan Muslim Pertama di Thailand

DEPOK (eNBe Indonesia) - Thailand telah menunjuk Pateemoh Sadeeyamu, seorang perempuan muslim untuk menjadi Gubernur Pattani.

Sadeeyamu, 57 tahun, menjadi gubernur perempuan muslim pertama di Thailand, negara yang mayoritas penduduknya adalah pemeluk agama Buddha.

Kabinet Thailand menyetujui penunjukan Sadeeyamu pada Selasa (15/11/2022).

Baca Juga: Pengacara Lukas Enembe Tidak Menghadiri Panggilan KPK

Pengamat menilai penunjukkan Pateemoh ini menjadi tanda peningkatan bagi perempuan Muslim dalam politik di Thailand.

“Ini adalah peningkatan yang besar. Menjadi Muslim dan perempuan memiliki banyak tantangan di politik Thailand,” kata Wakil Dekan Akademis, Penilitian dan Urusan Luar Negeri di Universitas Prince of Songkla, Yasmin Sattar kepada Anadolu Agency, seperti dikutip Kompas TV, Jumat (18/11).

“Kita bisa melihat adanya peningkatan bagi perempuan Muslim dalam politik,” ujar Sattar merujuk pada Sadeeyamu.

Baca Juga: Satu Orang Warga Kupang yang Hilang Terseret Banjir Belum Ditemukan

Meski begitu, tugas Sadeeyamu sendiri cukup berat karena Pattani termasuk daerah rawan konflik.

Empat provinsi yang berada di selatan Thailand, Pattani, Yala, Narathiwat dan Songkla kerap terlibat konflik selama beberapa dekade dengan Front Revolusi Nasional, yang merupakan kelompok pemberontak.

Penunjukkan Sadeeyamu sebagai gubernur provinsi pun dipandang bisa menyebabkan berbagai persepsi positif bagi banyak Muslim.

Baca Juga: Gibran Ingin Belajar Dari Anies Baswedan, PDIP Ingatkan: 'Jokowi Lebih Bertalenta Saat Menjadi Gubernur'

Sattar pun meyakini penunjukkan Sadeeyamu bisa memberikan lebih banyak kepercayaan kepada negara Thailand.

Menurutnya hal itu sangat penting untuk mengakhiri konflik yang kerap terjadi antara Pemerintah Thailand dan kelompok pemberontak di Thailand Selatan.

Seperti diungkapkan World Today News, Pateemoh lahir pada 19 November 1965, dan merupakan warga Yala.

Baca Juga: KPAI Tegaskan Keberpihakannya Pada Murid SDN 01 Depok, Terkait Pengalihfungsian Lahan

Ia bergabung sebagai pegawai negeri sipil pada 1993 di Kementerian Dalam Negeri dan bekerja di Ranong, Yala dan Pattani.

Ia sempat memegang jabatan sebagai Direktur Kantor Administrasi Pusat di Pusat Adminstrasi Perbatasan Selatan Provinsi.

Kemudian ia ditunjuk sebagai Wakil Gubernur di Phatthalung dan kemudian Naraithiwat, sebelum ditunjuk menjadi Gubernur Pattani.

Baca Juga: Menparekraf Buka Kegiatan Pesta Raya Flobamoratas

Provinsi Pattani, Yala dan Songkhla meerupakan provinsi dengan komunitas Melayu-Muslim terbesar yaitu Patani, dengan penduduk mencapai 1,4 juta.

Pemerintah Thailand memberlakukan darurat militer di tiga provinsi mayoritas Muslim di selatan Thailand, Pattani, Narathiwat dan Yala, menyusul kerusuhan mematikan pada 2004.***

Editor: Christianus Wai Mona

Sumber: kompas.tv

Tags

Artikel Terkait

Terkini

AHY Optimis Indonesia Bisa Menjadi Negara Maju

Rabu, 7 Desember 2022 | 12:04 WIB

Rapat Paripurna DPR Sahkan RUU KUHP Menjadi UU

Selasa, 6 Desember 2022 | 13:45 WIB

Ketua Partai Demokrat AHY Berkunjung ke NTT

Selasa, 6 Desember 2022 | 13:31 WIB

Kelompok Bersenjata di Nigeria Culik 60 Warga

Jumat, 25 November 2022 | 10:09 WIB

Anwar Ibrahim Jadi Perdana Menteri Malaysia ke-10

Kamis, 24 November 2022 | 15:25 WIB
X