• Kamis, 8 Desember 2022

Kelompok Bersenjata di Nigeria Culik 60 Warga

- Jumat, 25 November 2022 | 10:09 WIB
Kereta api yang diserang kelompok bersenjata di Nigeria.
Kereta api yang diserang kelompok bersenjata di Nigeria.

DEPOK (eNBe Indonesia) - Orang-orang bersenjata Nigeria menculik sedikitnya 60 orang yang sebagian besar adalah wanita yang memperingati maulid Nabi Muhammad di sebuah komunitas terpencil di negara bagian Zamfara di wilayah barat laut, kata penduduk pada Kamis (24/11).

Insiden itu merupakan bagian dalam gelombang penculikan terbaru yang melanda negara bagian tersebut.

Geng-geng bersenjata tersebar luas di barat laut Nigeria di mana mereka merampok atau menculik untuk mendapatkan uang tebusan, dan kekerasan telah meningkat karena pasukan keamanan sering gagal menghentikan serangan.

Baca Juga: Dinamika Pilpres 2024: Ganjar Menang Suara Mayoritas di Konvensi Musra, Relawan Jokowi

Hal itu menimbulkan kekhawatiran tentang apakah penduduk di wilayah tersebut akan dapat memberikan suara dalam pemilihan presiden pada Februari 2023 untuk memilih pengganti Presiden Muhammadu Buhari, yang secara konstitusional dilarang mencalonkan diri lagi.

Dua warga mengatakan orang bersenjata dengan sepeda motor tiba di komunitas Magami Tandu di wilayah pemerintah daerah Kaura Namoda pada Rabu malam dan menembak secara sporadis.

Menurut sejumlah warga, orang-orang bersenjata itu menculik sebagian besar wanita yang sedang merayakan Maulid - perayaan kelahiran Nabi Muhammad, yang diadakan antara akhir September hingga akhir November di negara bagian Nigeria di utara yang sebagian besar penduduknya Muslim.

Baca Juga: Adira Acquires Home Credit

“Setiap hari ada pembunuhan atau penculikan yang membuat kami kehilangan tempat tinggal. Tolong (beri tahu) pemerintah untuk bertindak dan memberikan keadilan kepada kami,” kata Abdulkarim Haruna, yang istrinya diculik, seperti dikutip Antara dari Reuters, Jumat (25/12).

Penduduk mengatakan 19 orang tewas pada Selasa ketika orang-orang bersenjata menyerang komunitas Ryuji di wilayah pemerintah daerah Zurmi Zamfara, yang berdekatan dengan Kaura Namoda.

Juru bicara polisi Zamfara Mohammed Shehu tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar.***

Editor: Christianus Wai Mona

Sumber: antaranews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

AHY Optimis Indonesia Bisa Menjadi Negara Maju

Rabu, 7 Desember 2022 | 12:04 WIB

Rapat Paripurna DPR Sahkan RUU KUHP Menjadi UU

Selasa, 6 Desember 2022 | 13:45 WIB

Ketua Partai Demokrat AHY Berkunjung ke NTT

Selasa, 6 Desember 2022 | 13:31 WIB

Kelompok Bersenjata di Nigeria Culik 60 Warga

Jumat, 25 November 2022 | 10:09 WIB

Anwar Ibrahim Jadi Perdana Menteri Malaysia ke-10

Kamis, 24 November 2022 | 15:25 WIB
X