Bom Meledak di Sebuah Gereja di Kongo, 10 Orang Tewas

- Senin, 16 Januari 2023 | 15:18 WIB
Ilustrasi ledakan.
Ilustrasi ledakan.

DEPOK (eNBe Indonesia) - Sedikitnya 10 orang tewas dan 15 lainnya terluka dalam serangan bom yang diduga dilakukan kelompok teroris saat kebaktian pada Minggu (15/1) di sebuah gereja di Republik Demokratik Kongo timur.

Menurut petugas keamanan di Kongo timur, Lt. Apollo Mwanamboka, ledakan terjadi di Gereja Spak di Kota Kasindi, Provinsi Kivu Utara yang bergejolak. Posisi lokasi itu berada kurang dari satu mil dari pos perbatasan Mpondwe dengan Uganda.

Saksi mata bernama Julius Kasake mengungkapkan bahwa ia sedang melewati gereja tersebut ketika mendengar suara ledakan keras. Ia mengatakan warga sekitar mendatangi gereja untuk membantu para korban.

Baca Juga: JPU Bacakan Dakwaan Terhadap Lima Terdakwa Kasus Kanjuruhan

Lewat wawancara telepon dengan kantor berita Anadolu, juru bicara Angkatan Bersenjata Kongo Anthony Mualushay mengatakan serangan itu kemungkinan dilakukan Pasukan Demokratik Sekutu (ADF), yakni kelompok teroris Uganda yang loyal pada kelompok teroris Daesh/ISIS.

Sementara itu, militer Uganda langsung memperketat keamanan di pos perbatasan dan daerah sekitarnya.

ADF dibentuk di Uganda pada akhir 1990-an dengan tujuan utama menggulingkan presiden.

Baca Juga: Jaksa Tuntut Kuat Ma'ruf 8 Tahun Penjara

Militer Uganda berhasil menaklukkan kelompok tersebut, yang akhirnya kabur ke hutan-hutan di Kongo, tempat mereka menyerang warga sipil yang tak bersalah.***

Editor: Christianus Wai Mona

Sumber: antaranews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sandi Tegaskan Hadir di Acara PPP Sebagai Menteri

Senin, 23 Januari 2023 | 16:12 WIB
X