• Senin, 24 Januari 2022

Erupsi Gunung Api Bawah Laut, 9 Desa di Lembata Waspada Tsunami

- Selasa, 30 November 2021 | 18:53 WIB
Pulau Lembaga yang menyimpang gugusan gunungapi bawah laut, salah satunya Ile Werung yang dikabarkan meletus. (Instagram.com/pesona_lembata.)
Pulau Lembaga yang menyimpang gugusan gunungapi bawah laut, salah satunya Ile Werung yang dikabarkan meletus. (Instagram.com/pesona_lembata.)

LEWOLEBA (eNBe Indonesia) -- Pusat Vulkanologi Mitigasi, Bencana dan Geologi (PVBMG) menyatakan bahwa erupsi Gunung Ile Werung di Kabupaten Lembata bisa berpotensi terjadinya tsunami.

Warga di sekitar 9 desa yang berada di lingkaran gunung tersebut diminta waspada agar tidak terjadi hal-hal buruk.

"Berdampak tsunami atau tidak itu tergantung dari seberapa kuat atau tingginya letusan gunung itu," kata pengamat gunung api dari pos pemantau gunung Api Ile Werung, Wilson Wuri Wutun, Senin (29/11).

Baca Juga: Begini Kronologi Penemuan Jasad dan Perjalanan Kasus Ibu dan Bayi di Kupang

Ada sekitar sembilan desa di Kecamatan Atadei yang berdekatan dengan gunung api bawah Laut atau gunung Hobal tersebut.

Kesembilan desa itu antara lain Desa Dulir, Knotan, Kahatawa, Mulandoro, Leworaja, Atakera, Luki dan Wulandoni serta Lamalera.

Wilson menerangkan bahwa menimbang bahwa aktivitas erupsi di gunung api Hobal itu merupakan salah satu manifestasi aktivitas Gunung api Ile Werung maka tingkat aktivitas Ile Werung dinaikkan dari Level satu atau normal menjadi Level dua atau waspada.

"Kita bersama pemerintah daerah sudah berkoordinasi untuk mengingatkan warga setempat agar selalu waspada," katanya.

Baca Juga: Seperti di Kupang, Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Masih Buram

Halaman:

Editor: Denis DH

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kasus Positif Covid Kembali Muncul di Nagekeo

Minggu, 23 Januari 2022 | 19:41 WIB

Longsoran Tanah Kembali Menutupi Bagian Jalan di Ende

Kamis, 20 Januari 2022 | 19:46 WIB

Tanah Longsor Terjadi di Kawasan Tenau Kupang

Kamis, 20 Januari 2022 | 19:05 WIB

Keresahan Warga Ngalupolo

Rabu, 19 Januari 2022 | 18:10 WIB

Penderita DBD di Sikka Capai 50 Kasus

Senin, 17 Januari 2022 | 14:19 WIB
X