• Senin, 24 Januari 2022

Pemberian Vaksin Booster di NTT Sudah Bisa Dilaksanakan

- Jumat, 14 Januari 2022 | 19:30 WIB
Pemberian Vaksin Booster di NTT Sudah Bisa Dilaksanakan
Pemberian Vaksin Booster di NTT Sudah Bisa Dilaksanakan


KUPANG (eNBe Indonesia) - Dinas Kesehatan, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DKKPS) Provinsi NTT menyampaikan bahwa pelaksanaan vaksinasi Covid-19 khusus vaksin booster sudah bisa dilaksanakan.

Kepala Dinas KKPS NTT dr. Mese Atapuah mengatakan bahwa daerah yang sudah boleh melaksanakan vaksinasi booster adalah kabupaten yang capaian vaksinasinya sudah mencapai 70 persen.

"Jadi kabupaten yang capaian vaksinasinya sudah mencapai 70 persen sudah diperbolehkan melaksanakan vaksinasi booster," katanya, dikutip Antara, Jumat (14/1).

Baca Juga: Gempa 6,7 SR Guncang Banten, Beberapa Rumah Warga Pandeglang Rusak Parah

Tak hanya itu, syarat lain yang harus dipenuhi adalah jumlah capaian vaksinasi Covid-19 bagi para lansia sudah diatas 60 persen.

Tahap pertama vaksinasi booster diprioritaskan bagi para lansia di semua kabupaten/kota, walaupun syarat-syaratnya belum terpenuhi.

Sementara itu pemerintah Kota Kupang yang capaian vaksinasinya sudah melebihi 90 persen hingga Jumat (14/1) belum melaksanakan vaksin booster bagi lansia.

Baca Juga: Jadi Pelukis Lambang Polda NTT, Buang Sine: Hanya Dibayar Rp200 RibuBaca Juga: Jadi Pelukis Lambang Polda NTT, Buang Sine: Hanya Dibayar Rp200 Ribu

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang drg Retnowati mengatakan bahwa pelaksanaan vaksin booster bagi lansia dan warga di Kota Kupang masih menunggu petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan dari Dinkes NTT.***

Editor: Christianus Wai Mona

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kasus Positif Covid Kembali Muncul di Nagekeo

Minggu, 23 Januari 2022 | 19:41 WIB

Longsoran Tanah Kembali Menutupi Bagian Jalan di Ende

Kamis, 20 Januari 2022 | 19:46 WIB

Tanah Longsor Terjadi di Kawasan Tenau Kupang

Kamis, 20 Januari 2022 | 19:05 WIB

Keresahan Warga Ngalupolo

Rabu, 19 Januari 2022 | 18:10 WIB

Penderita DBD di Sikka Capai 50 Kasus

Senin, 17 Januari 2022 | 14:19 WIB
X