• Selasa, 16 Agustus 2022

Kasus Covid di Jakarta Terus Naik

- Rabu, 15 Juni 2022 | 15:16 WIB
Ilustrasi foto, virus Covid-19 (pexels)
Ilustrasi foto, virus Covid-19 (pexels)

DEPOK (eNBe Indonesia) - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan, berdasarkan data Selasa (14/6/2022), jumlah kasus aktif di Jakarta naik 327. Hal itu membuat kasus aktif kembali nyaris tembus 3 ribu kasus.

"Sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 2.706 (orang yang masih dirawat/isolasi)," kata Dwi kepada wartawan, dikutip RRI, Rabu (15/6/2022).

"Kami turut mengimbau agar masyarakat juga mewaspadai penularan Varian Omicron. Upaya 3T terus digalakan, selain vaksinasi Covid-19 yang juga masih berlangsung dengan cakupan yang lebih luas," tambahnya.

Baca Juga: Suhu Rendah dan Kelebaban Tinggi Penyebab Polusi di Ibukota Jakarta

Data Dinkes Provinsi DKI Jakarta mencatat, dilakukan tes PCR sebanyak 8.632 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 8.034 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 517 positif dan 7.517 negatif.

Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 14.330 orang dites, dengan hasil 252 positif dan 14.078 negatif. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

"Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 1.236.374 dengan tingkat kesembuhan 98,6%, dan total 15.304 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,2%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,6%," jelasnya.

Baca Juga: Terdapat 60 Negara Akan Ambruk Perekonomiannya, Indonesia Masih Aman

Dwi menambahkan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 48.078 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 1.025.711 per sejuta penduduk," ujarnya.

Dwi menyebut, positivity rate di Jakarta kembali menyentuh standar organisasi kesehatan dunia (WHO).

Baca Juga: Bulutangkis Indonesia Open: Gregoria Tumbang di Babak Awal

"Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 5%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,5%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%," pungkasnya.***

Editor: Christianus Wai Mona

Sumber: rri.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BAKTI berupaya tuntaskan pembangunan BTS di NTT

Sabtu, 25 Juni 2022 | 22:14 WIB

Bupati Ende Djafar Ahmad: Terima Kasih Bank NTT

Rabu, 22 Juni 2022 | 09:52 WIB
X