• Selasa, 16 Agustus 2022

BMKG Sebut Hujan Deras Disertai Angin Kencang Berpotensi Landa NTT Tiga Hari ke Depan

- Jumat, 1 Juli 2022 | 16:02 WIB
Warga sedang menahan gerobak dagangannya saat hujan deras dan angin kencang melanda kota Labuhan batu. (Tangkapan layar Kevin)
Warga sedang menahan gerobak dagangannya saat hujan deras dan angin kencang melanda kota Labuhan batu. (Tangkapan layar Kevin)

DEPOK (eNBe Indonesia) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga agar mewaspadai potensi hujan deras serta angin kencang yang berpotensi melanda sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) selama tiga hari ke depan.

"Hujan deras berpotensi melanda sejumlah daerah di NTT yaitu Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, dan Sabu Raijua," kata Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang BMKG Agung Sudiono Abadi dalam keterangannya di Kupang, dikutip Antara, Jumat (1/7/2022).

Ia mengatakan hal itu berkaitan dengan peringatan dini cuaca di wilayah NTT selama tiga hari (1-3 Juli) 2022.

Baca Juga: Banjir Akibatkan Jalan yang Menghubungkan Kota Kupang Dengan Kabupaten Malaka Putus

Selain potensi hujan deras, angin kencang juga berpotensi melanda wilayah Pulau Timor, Pulau Rote, Pulau Sabu, dan Pulau Sumba bagian barat.

Agung menjelaskan wilayah NTT berada pada musim kemarau yang disertai dengan fenomena La Nina (kemarau basah).

Suhu muka laut di wilayah NTT masih hangat, didukung kelembapan udara dari lapisan atas hingga bawah yang cukup basah, serta aktifnya Madden Julian Oscillation (MJO) di Kuadran 4 sehingga berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah NTT.

Baca Juga: Tim SAR Evakuasi Korban Kecelakaan Kapal di Wilayah Perairan Pulau Kambing

Kondisi ini, kata Agung memicu terjadinya hujan sedang hingga deras disertai angin kencang yang dapat mengakibatkan memicu bencana hidrometeorologi seperti, banjir, banjir bandang, tanah longsor maupun sambaran petir.

"Oleh karena itu masyarakat di daerah berpotensi terdampak cuaca agar lebih waspada terutama yang tinggal di daerah perbukitan atau curam agar bisa mengevakuasi diri jika terjadi hujan dengan durasi berjam-jam," katanya.

Ia juga mempersilahkan masyarakat terus memantau perkembangan cuaca untuk memahami kondisi di daerah dengan mengakses layanan informasi yang tersedia selama 24 jam melalui kanal komunikasi yang disiapkan yaitu nomor kontak (0380) 881613 atau WhatsApp 081139404264.

Baca Juga: Warga Desa Podenura di Nagekeo Bangun Jembatan Darurat Setelah Banjir

Selain itu bisa melalui website meteoeltari.com, email met_kupang@yahoo.com, maupun aplikasi mobile INFO BMKG, demikian Agung Sudiono Abadi.***

Editor: Christianus Wai Mona

Sumber: antaranews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BAKTI berupaya tuntaskan pembangunan BTS di NTT

Sabtu, 25 Juni 2022 | 22:14 WIB

Bupati Ende Djafar Ahmad: Terima Kasih Bank NTT

Rabu, 22 Juni 2022 | 09:52 WIB
X